batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang merupakan salah satu aset negara yang harus diselamatkan. Ia berharap lewat APBN 2019 mendatang, kegiatan pembangunan infrastruktur strategis tersebut tetap bisa dilakukan.

“Kita lihat proses hukum sudah berjalan, meskipun belum ada keputusan tetap dari pengadilan. Tentu sayang, jika terus dibiarkan mangkrak,” ujar Gubernur menjawab pertanyaan media di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang belum lama ini.

Menurut Gubernur, pembangunan Pelabuhan Dompak adalah bentuk dukungan pusat untuk percepatan pembangunan ekonomi daerah. Khususnya Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Masih kata Gubernur, pada penilaiannya lokasi pembangunan tersebut kurang ideal.

“Yang terpenting sekarang ini adalah, bagaimana kita aset yang sudah bisa kita selamatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Gubernur.

Mantan Bupati Karimun itu menambahkan, Dompak yang merupakan pusat Pemerintahan Provinsi Kepri memang dirancang sebagai kekuatan baru di Kota Tanjungpinang. Dan butuh proses untuk merealisasikan itu. Akan tetapi katanya, progres tersebut sudah terlihat setahap demi setahap.

“Kita terus fokus untuk membenahi Dompak baik melalui APBD tahun lalu, tahun ini maupun tahun depan,” papar Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut.

Belum lama ini, Kepala KSOP Tanjungpinang, Aprianus Hangki mengatakan, dalam setiap rapat bersama Dirjen Perhubungan Laut (Dirhubla) Kemenhub, Pelabuhan Dompak memang selalu disorot. Karena sudah menjadi atensi untuk dirampungkan. Menurut Afrianus, Kemehub sudah mengalokasikan anggaran lewat APBN 2018 dengan pagu anggaran sebesar Rp 6,9 miliar.

Dijelaskan Aprianus, alokasi anggaran tersebut peruntukannya adalah penyelesaian akhir Pelabuhan Dompak. Namun karena masih dalam proses penyelidikan polisi, pihaknya harus mengembalikan anggaran tersebut. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur yang lain.

“Terminal utama di Kepri ini adalah Pelabuhan. Maka Pemerintah Pusat terus berupaya untuk membangun pelabuhan-pelabuhan yang representatif. Seperti Pelabuhan Dompak ini nanti,” jelas Aprianus. (jpg)

Yuk Baca