Belasan anak-anak yang masih berstatus pelajar saat terjaring dalam operasi cipta kondisi pada Minggu (14/10) pagi dini hari.
F Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Polsek Bintan Utara menjaring 12 pelajar dalam operasi cipta kondisi di Tanjunguban Kecamatan Bintan Utara, Minggu (14/10/2018) dini hari.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Jaswir yang dikonfirmasi, Senin (15/10) siang menyampaikan, operasi cipta kondisi ini dimaksudkan untuk menciptakan suasana yang kondusif di wilayah hukum Polsek Bintan Utara.

Operasi yang melibatkan personel gabungan sebanyak 20 personel dari Polsek Bintan Utara dan Sabhara Polres Bintan ini menyasar aksi premanisme, narkoba, sajam, miras dan bahan berbahaya lainnya.

Ia menyebut, operasi dimulai dari warnet Arsen dan sekitar bangunan ruko Andrawika Jalan Permaisuri Tanjunguban Kota. Di sana dijaring 1 anak sedang main game.

Kemudian di warnet Sakanet yang terletak di Jalan Imam Bonjol Kampung Mentigi Kelurahan Tanjunguban Kota menjaring 11 anak.

“Total 12 anak-anak yang berstatus pelajar terjaring sedang asyik main game di luar batas waktu,” kata dia.

Ke 12 anak-anak yang terjaring tersebut dibawa ke markas Polsek Bintan Utara untuk mendapat pembinaan.

“Sudah kami panggil orangtuanya untuk diberi nasehat baik anak maupun orangtuanya. Setelahnya baru diserahkan ke orangtua masing-masing,” tutup dia. (met)