Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepri, Surya Makmur Nasution. F.Yusnadi / Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepri, Surya Makmur menyinggung rapat Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pada, Rabu (17/10) malam lalu. Lantaran tidak ada membahas soal labuh jangkar.

“Kita apresiasi tentunya rencana-rencana strategis Kemenhub untuk Provinsi Kepri. Tetapi persoalan labuh jangkar adalah atensi yang harus dituntaskan. Maka sangat disayangkan jika tidak disinggung Pak Gubernur dipertemuan itu,” ujar Surya Makmur, Kamis (18/10).

Kandidat Senator DPD RI tersebut menyebutkan, pada tahun 2018 ini Kepri masih gagal mendapatkan penerimaan dari sektor labuh jangkar. Masih kata Surya, lewat APBD 2019 mendatang, Pemprov Kepri kembali memasukan sektor tersebut sebagai sumber pendapatan sebesar Rp30 miliar.

“Dari sisi target terjadi penurunan 50 persen, jika dibandingkan dengan 2018. Kenyataanya memang, penerimaan dari sektor tersebut masih angan-angan saja,” papar Surya Makmur.

Menurut Surya Makmur, masa depan Kepri adalah laut. Karena potensi terbesar adalah laut. Maish kata Surya, terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2017 tentang Retrebusi adalah untuk menggarap sektor kelautan. Seiring dengan lahir UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Kita sudah menghabiskan banyak energi untuk membahas Perda tersebut. Kenyataan labuh jangkar juga tidak kunjung tuntas,” tutup Surya Makmur.

Sebelumnya, Menteri Peehubungan Budi Karya Sumadi menyetujui sejumlah proyek strategis yang akan dilaksanakan di Kepri. Menurut Nurdin, proyek strategis terkait perhubungan, seperti bandara, pelabuhan, jembatan yang termasuk dalam protek strategis disetujui.

Beberapa agenda yang dibahas dalam pertemua tersebut antara lain Dreging/Pendalaman Port Basin Ferry Terminal Coastal Arena Karimun (Rencana Pelabuhan Baru) dan Breakwater, Perluasan Bandara Sei Bati Karimun Terkait Rencana Penerbangan Pesawat Komersil Langsung dari Jakarta. Selain itu dibahas juga Dukungan RIP Pelabuhan Tanjungsauh di Batam (Container Port di Batam) serta Rencana Pembangunan Container Port di Pelabuhan Malarco Karimun.

Saat pembahasan Pelabuhan Tanjungsauh, pembangunan Jembatan Batam Bintan juga mendapat perhatian besar. Kepri, kata Nurdin diminta terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR serta pihak terkait lainnya.

“Target kita pada tahun 2019 pembangunan jembatan Batam-Bintan dan pelabuhan Tanjung Sauh Batam segera dimulai,” ujar Nurdin, dalam siaran pers, Rabu (17/10) lalu.(jpg)