batampos.co.id – Sekitar 326 dari 2.266  akun pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Bintan tidak lolos seleksi administrasi.

Sedangkan sebanyak 1.940  pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk memperebutkan 250 formasi CPNS di Kabupaten Bintan.

Kepala Bidang Mutasi dan Kepegawaian pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan Ami Rofian menyampaikan berdasarkan Pengumuman Bupati Bintan nomor 553 Tahun 2018 Tentang Hasil Seleksi CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan tanggal 19 Oktober 2018 menyatakan bahwa dari sekitar 2.266 akun yang melamar namun yang lulus seleksi administrasi sekitar 1.940 pelamar

Oleh karena itu bagi pelamar yang lolos seleksi administrasi, Ami meminta supaya mencetak kartu peserta untuk mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang bisa dilihat melalui laman resmi BKN https://www.sscn.bkn.go.id.

“Silakan masukkan username dan password yang sama ketika mendaftar dahulu. Klik tombol cetak kartu peserta ujian. Sedangkan jadwal dan pelaksanaan ujian bisa dilihat di laman resmi BKPPD Bintan, https://bkppd.bintankabgo.id,” jelas Ami.

Sementara itu, Kepala BKPPD Kabupaten Bintan Irma Annisa mengatakan Pemkab Bintan resmi membuka penerimaan formasi CPNS Tahun 2018 dengan kuota 250 formasi.

Dari jumlah tersebut, 150 formasi merupakan tenaga guru, 70 formasi tenaga medis dan 30 orang sisanya merupakan formasi dari tenaga teknis.

“1.940 pelamar nanti akan memperebutkan 250 formasi CPNS di Bintan. Selanjutnya, pelamar akan mengikuti ujian dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT),” ujarnya

Ketika ditanya perihal nilai ambang batas (passing grade) kelulusan ujian sistem CAT, dia menjelaskan  nilai ambang batas sudah diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.

“Passing grade bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum sama seperti tahun lalu, yakni 143 untuk TKP, 80 untuk TIU dan 75 untuk TWK. Namun, detailnya nanti akan kita informasikan kembali karena Permen PANRB Nomor 37 Tahun 2018 juga mengatur tentang adanya pengecualian grade ambang batas untuk beberapa jabatan profesi,” jelasnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi saat ditemui mengatakan usai dinyatakan lulus seleksi administrasi, selanjutnya pelamar diwajibkan memenuhi kriteria.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan SKD CPNS tahun ini menggunakan sistem CAT. Saya berharap semua tahapan berjalan baik dan tertib sesuai aturan,” ujarnya. (met)