Foto Ilustrasi

batampos.co.id – Meski telah naik tahap penyidikan, hingga kini polisi belum menetapkan tersangka kasus penganiayaan yang menimpa salah seorang bidan berinisial DD. Polisi masih terus memeriksa saksi-saksi dan barang bukti, serta hasil visum korban terkait penganiayaan yang dilakukan oleh terlapor oknum dokter berinisial YS.

Berdasarkan keterangan yang diduga hasil visum korban yang diperoleh Batam Pos, tertulis, terdapat 56 suntikan, periksa alat kelamin korban normal, robek arah jam 4, 6, 8 luka lama. Lecet tidak ada, merah tidak ada. Tidak ditemukan sperma pada alat kelamin korban.
Masih dari informasi yang diperoleh Batam Pos, saat ini oknum dokter sedang menjalani sidang kode etik kedokteran di Batam terkait penganiayaan yang dilakukannya.
Terkait informasi sudah keluarnya hasil visum, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno saat dikomfirmasi, belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hal tersebut. “Saya masih di luar kota bang,” kata Kasat dalam pesan singkatnya saat dikomfirmasi, Minggu (21/10).
Sebelumnya, disinggung mengenai adanya dugaan tindak pencabulan atau pun dugaan pemerkosaan yang dilakukan oknum dokter, Dwihatmoko mengatakan pihaknya sedang menyelidiki kemungkinan tersebut. “Sedang kami selidiki,” kata Kasat, Rabu (17/10) lalu.
Seperti diketahui, bidan DD melaporkan oknum dokter berinisial YS karena diduga melakukan penganiayaan terhadapnya. Akibatnya, terdapat 56 bekas suntikan pada tubuh korban. Selain itu, korban sempat berjalan menggunakan tongkat dan mengalami trauma histeris. Hingga kini belum jelas sebab dan motif terduga pelaku melakukan hal tersebut. (odi)