batampos.co.id – Sejumlah warga Kampung Sei Jeram Desa Lancang Kuning Kecamatan Bintan Utara Kabupaten Bintan menangkap seekor buaya sepanjang lebih kurang
4 meter di kampung tersebut, Minggu (11/11/2018) pagi.

Seorang warga Kampung Sei Jeram Darmansyah, 39, menuturkan, Minggu pagi sekitar pukul 04.00 WIB subuh, sejumlah warga mendengar suara berisik air di sungai dekat kolam ikan.

Karena suasana masih gelap, warga tidak melihat binatang apa yang masuk ke perangkap sungai dekat kolam ikan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, sejumlah warga kembali mendatangi lokasi sungai dekat kolam ikan. Setelah tiba di lokasi, mereka memastikan seekor buaya terjerat masuk ke dalam perangkap yang dibuat oleh warga.

“Kami memang memasang perangkap di sungai dekat kolam ikan, tapi bukan sengaja ingin menjerat buaya,” kata dia.

Warga lainnya, Sofian, 33, membenarkan kejadian itu. Setelah memastikan serkor buaya yang terperangkap, ia bersama beberapa warga berusaha menutup mulut buaya dengan kain.

“Awalnya kami jerat mulutnya, lalu menarik ke tepi sungai. Kemudian menutup matanya dengan kain,” kata dia.

Diakuinya selama 6 bulan terakhir, ikan di kolam warga berkurang. Karena itu warga memasang perangkap di sungai.

“Kami tidak tahu itu buaya atau biawak, makanya kami pasang perangkap di sungai,” kata dia juga menambahkan kejadian ini baru dilaporkan ke Polsek Bintan Utara pada Senin (12/11).

Wakapolsek Bintan Utara AKP Paino menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Karantina dan Safari Lagoi untuk mengevakuasi buaya sepanjang lebih kurang 4 meter.

“Kami menunggu pawangnya yang didatangkan dari Batam,” kata dia mengimbau warga untuk tidak memindahkan posisi buaya yang terperangkap sambil menunggu pawangnya. (met)