Tiga terdakwa kurir narkoba digiring petugas di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (6/12). F.Yusnadi / Batam Pos

 

batampos.co.id – Terdakwa kurir narkoba, Sukron dihukum 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (6/12). Sedangkan dua terdakwa lainnya, Imam Syafei dan Masidi dihukum 18 tahun penjara.

Dalam putusannya, hakim ketua Santonius Tambunan menyatakan ketiga terdakwa terbukti bersalah tanpa hak melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I yang beratnya melebihi lima gram dan dilakukan secara terorganisir.

Perbuatan tiga terdakwa melanggar pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Menghukum terdakwa Sukron dengan hukuman 20 tahun penjara dan menghukum terdakwa Masidi serta Syafei 18 tahun penjara denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” ujar hakim.

Mendengar putusan tersebut, terdakwa Sukron menyatakan pikir-pikir selama satu pekan. Sedangkan dua terdakwa lainnya menyatakan menerima. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.

Sebelumnya diketahui, tiga terdakwa ditangkap oleh Sat Narkoba Polres Bintan saat melakukan kegiatan rutin pengecekan terhadap tamu di sejumlah tempat penginapan pada Mei 2018 lalu. Saat pengecekan kamar, dari tangan dua terdakwa, Sukron dan Imam Syafei, polisi menemukan sabu seberat 2,9 kilogram. Hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap Masidi di tempat penginapan lainnya. (odi)