Pengerjaan normalisasi parit di kawasan Melayu Square dilakukan untuk mengusir bau tak sedap yang selama ini dikeluhkan. F.Fara / Batam Pos

 

batampos.co.id – Parit yang tersumbat di area pujasera Melayu Square mulai dinormalisasi, Kamis (6/12) kemarin. Anggota Komisi II DPRD Tanjungpinang, Reni memang cukup getol meminta kepada aparat pemerintah daerah untuk memerhatikan permasalahan ini.

“Karena sudah banyak keluhan yang kami terima tentang bau tak sedap di Melayu Square. Setelah diselidiki, ternyata bau busuk itu berasal dari parit yang tersumbat. Makanya, kami meminta lekas dinormalisasi,” ujar Reni, kemarin.

Normalisasi parit ini, sambung Reni, merupakan opsi solusi jangka pendek. Karena idealnya Reni menilai perlu dilakukan revitalisasi. Namun, tentu pekerjaan semacam itu tidak bisa dilakukan cepat. Perlu perencanaan, waktu, dan anggaran. Sehingga kini yang bisa dilakukan adalah normalisasi terlebih dahulu gorong-gorong di parit yang tersumbat.

“Kalau tunggu anggaran, terlalu lama. Sedangkan bau busuk ini sangat mengganggu, apalagi kalau musim hujan begini,” ujar politisi perempuan dari Partai Hanura ini.

Dengan sudah dilakukannya normalisasi parit tersebut, Reni berharap bisa meningkatkan kenyamanan pengunjung di Melayu Square yang biasa ramai berdatangan setiap petang, lebih-lebih pada akhir pekan. Selain itu, Reni juga mengimbau agar para pedagang setempat ikut bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar sampah tidak lagi menyumbat aliran parit yang bisa membuat bau busuk itu datang lagi.

“Kuncinya tentu di pedagang dan pembeli. Kalau komitmen menjaga kebersihannya tinggi, saya kira, tidak akan muncul lagi bau busuk dari parit yang tersumbat sampah itu,” pungkas Reni. (aya)