General Manager PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, M. Irwansyah Putra.F.Istimewa

batampos.co.id – General Manager PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, M. Irwansyah Putra mengatakan, petugas PLN di Natuna sudah memberikan quick respon paska kebakaran hebat di Natuna. Menurutnya, pukul 00.30 WIB persoalan tersebut sudah diatasi.

“Dengan kerja keras petugas PLN, sistem kelistrikan di Natuna berhasil kembali normal,” ujar M. Irwansyah Putra lewat siaran persnya, Kamis (10/1).

Loading...

Lebih lanjut katanya, saat ini semua kebutuhan listrik pelanggan dapat terpenuhi. Meskipun yang terbakar adalah mesin sewa Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) PLN.

Atas dasar itu, “Kami memberikan apresiasi kepada petugas di lapangan. Mereka sudah bekerja ekstra untuk menormalkan kembali pelayanan listrik di Natuna,” jelasnya.

Masih kata M. Irwansyah, PLN juga mengapresiasi atas bantuan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna dalam membantu memadamkan kebakaran yang terjadi. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf, karena peristiwa itu membuat kenyamanan masyarakat menjadi terganggu.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas atas kerjasama semua pihak. Sehingga persoalan yang terjadi bisa diatasi bersama,” tutup M. Irwansyah.

Kepri Sudah Layak Mandiri Legislator Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah mengatakan pembentukan Kantor Wilayah (Kanwil) PLN Persero Kepri sudah sangat mendesak.

Menurutnya, dengan langkah tersebut bisa mempercepat garis komando.

Baik dalam penuntasan persoalan kelistrikan di Provinsi Kepri maupun mengambil kebijakan ketika terjadi satu persoalan.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menjelaskan, Kepri adalah wilayah yang terdiri dari 2.408 pulau. Di luar Kota Tanjungpinang dan Batam, ada 275 desa yang ada di Kabupaten Bintan, Lingga, Karimun, Natuna, dan Anambas. Tetapi desa yang sudah dialiri listrik masih sekitar 56 persen.

Menurutnya, untuk mempercepat pembangunan Kepri di bidang kelistrikan adalah butuh penanganan yang khusus. Atas dasar itu, ia menilai Kepri sudah layak untuk memiliki Kanwil PLN secara mandiri.

Mantan Ketua Pansus Kelistrikan, tersebut memaparkan, selain pembagian anggaran yang kurang. Persoalan rentang kendali juga menjadi alasan. Berangkat dari pemikiran tersebut, pihaknya akan menemui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Apabila sudah ada Kantor Wilayah, tentu proses koordinasi dan garis komando akan lebih cepat. Wacana pembentukan Kanwil PLN Kepri memang sudah sangat lama. Sekarang inilah saat yang tepat, sehingga bisa merangkai Kepri dengan kelistrikan,” jelasnya.(jpg)

Loading...