Beberapa pekerja masih mengelas pipa pila yang sudah berkarat di
makan usia di SPAM IKK Seri Kuala Lobam, Kamis (10/1) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Lama tidak beroperasi, SPAM IKK Seri Kuala Lobam (SKL) dibenahi. Untuk mengoptimalisasikan SPAM yang berada di Kampung Lepan Desa Kuala Sempang Kecamatan Seri Kuala ini, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan menyuntikan anggaran sekitar Rp 400 juta.

Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Bintan, Edi menuturkan, SPAM IKK Seri Kuala Lobam sudah dioptimalisasi dengan anggaran Rp 400 juta melalui APBP-P Bintan Tahun Anggaran (TA) 2018.

“Optimalisasi ini mengutamakan perbaikan dan pengantian sparepart yang utama, misalkan pompa air, dan sekarang sudah masuk listrik PLN,” katanya.

Kemudian perbaikan pipa-pipa jaringan yang ada di SPAM IKK. Ada juga pengantian karet penyambung pipa karena sudah aus atau keras sehingga sudah semestinya diganti.

Disinggung soal bangunan utama yang digunakan sebagai kantor SPAM, yang kondisinya rusak. Terlibat pintunya sudah rusak dan jendela banyak kacanya yang pecah. Ia mengatakan, alokasi anggaran Rp 400 juta untuk optimalisasi sparpart yang utama sehingga SPAM bisa kembali di operasikan.

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih menunggu pengelola SPAM, dalam hal ini Pemerintah Kecamatan Seri Kuala Lobam. Karena pengelola masih mengidentifikasi jaringan ke rumah rumah warga.

“Uji coba akan dilakukan setelah pengelola selesai mengidentifikasi jaringan ke rumah-rumah misalkan ada jaringan yang bocor atau rusak.

Kalau diuji coba sekarang, nanti bila bocor malah akan menimbulkan kerugian yang ditanggung oleh pengelola,” katanya.

Dikatakannya juga, Satker Air KemenPUPR akan mengucurkan anggaran revitalisasi SPAM IKK Seri Kuala Lobam.

“Informasi yang kami terima mereka akan merevitalisasi SPAM ini, karena ini aset  mereka. Revitalisasi akan dilakukan menyeluruh mulai dari rumah SPAM sampai dengan jaringan air ke rumah pelanggan,” ujarnya.

Sementara Kepala UPT Air Dinas PUPR Bintan, Joko mengatakan, uji coba akan dilakukan dalam dua minggu ini.

“Kita akan uji coba dulu dua minggu ini. Namun kalau dioperasikan, saya belum bisa pastikan. Apalagi nanti kalau anggaran pusat turun, pasti bulan tiga Off dulu karena ada pekerjaan dari anggaran pusat,” kata dia.

Pelanggan SPAM yang berada di Perumahan Tanjungpermai, David menuturkan dirinya sudah lama mendambakan air SPAM. Selama ini dia bergantung sama air sumur dan membeli air tangki.

“1 tangki belinya sudah Rp 50 ribu. Habis tiga hari buat kami anak beranak. Jadi sesekali saja beli air tangki. Ada juga manfaatkan air sumur, tapi karena rumah kami dekat rawa, jadi airnya tidak jernih,” ungkapnya.

Dia benar benar berharap air SPAM bisa segera dioperasikan sehingga masyarakat yang pernah menjadi pelanggan SPAM bisa lagi menikmati air SPAM. (met)

Yuk Baca