Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali.F.Yusnadi / Batam Pos

batampos.co.id – Berkas perkara kasus penganiayaan bidan Destriana Dewanti alias Wanti dengan tersangka dokter Yusrizal Saputra, yang dilimpahkan penyidik Polres Tanjungpinang beberapa waktu lalu, dinyatakan belum lengkap (P19). Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang mengembalikan berkas tersebut untuk dilengkapi penyidik.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengatakan, pihaknya segera melengkapi berkas penyidikan sehingga kasus tersebut segera dilimpahkan (P21) ke Kejari Tanjungpinang. “Masih P19.

Secepatnya akan dilengkapi, ada beberapa pertanyaan yang harus ditambah,” ujarnya, Jumat (11/1).

Menurut petunjuk jaksa, lanjut, Efendri, berkas penyidikan harus ditambah keterangan ahli medis kedokteran dan keterangan ahli pidana terkait dugaan penganiayaan tersebut. Tambahan keterangan ahli bersifat untuk melengkapi.

“Keterangan ahli dalam perkara ini dianggap penting untuk dilengkapi oleh penyidik kepolisian,” katanya.

Dalam kasus ini, penyidik telah memeriksa 18 orang saksi termasuk keterangan ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pusat, terkait penyuntikan obat bius dan vitamin C yang dilakukan tersangka kepada korban sebanyak 56 kali. Dimana hal tersebut terbukti dari keterangan hasil visum korban.

“Tersangka dikenakan pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan,” kata Efendri. (odi)

Yuk Baca