Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKPPKH) Provinsi Kepri, Ahmad Izhar.F.Istimewa

batampos.co.id –┬áKepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKPPKH) Provinsi Kepri, Ahmad Izhar mengatakan salah satu terobosan strategis yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk pertanian lokal adalah melalui kebun koleksi. Salah satu varietas yang akan kembangkana dalah durian asal Kundur.

“Tujuan program tersebut adalah upaya kita untuk mendapatkans sertifikasi varietas durian yang ada di Kundur,” ujar Ahmad Izhar menjawab pertanyaan media, Jumat (11/1) di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Loading...

Mantan Pejabat Bintan tersebut menjelaskan, inovasi ini tidak menggunakan anggaran daerah. Tetapi adalah bekerjasama dengan sejumlah petani yang ada di kawasan Urung, Kundur. Menurutnya, pihak Kementerian Pertanianan sudah mengakui kualitas durian yang ada disana sangat unggul.

“Maka dari itu, perlu adanya penegasan tentang induk utama durian tersebut. Caranya adalah melalui kebun koleksi,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, di Provinsi Kepri, sejauh ini varietas yang sudah mendapatkan sertifikasi adalah Rambutan, Tanjungbatu, dan Salak Intan Sari, Bintan. Sedangkan varietas lainnya masih belum mendapatkan pengakuan. Menurutnya, untuk meraih predikat sertifikasi bukan perkara gampang.

“Prosesnya harus melalui uji lab, dan yang melakukan adalah tenaga ahli. Di Indonesia ini, hanya ada dua ahli yang dinyatakan berkompeten untuk melakukan penelitian tersebut,” jelasnya lagi.

Ditambahkannya, program kebun koleksi akan dilaksanakan diatas lahan milik Pemprov Kepri seluas 30 hektar. Namun untuk tahap awal akan digarap secara bertahap. Dikatakannya juga, durian yang akan dikembangkan tersebut adalah produk lokal terbaik.

“Kita punya keyakinan kuat, ketika sudah mendapatkan sertifikasi dan ada namanya. Durian itu nanti, akan menjadi brand di Provinsi Kepri,” tutup Ahmad Izhar.

Belum lama ini, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan ketahanan pangan menjadi salah satu program pembangunan yang dilakukan Pemprov Kepri. Karena itu, Pemprov Kepri, dengan skala prioritas terus membantu petani, untuk membuat produktivitasnya semakin tinggi.

“Kemampuan individu akan kita padukan dengan pengetahuan teknologi. Sehingga kita bisa menghasilkan varietas lokal yang mempunyai kualitas terbaik,” ujar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.(jpg)

Loading...