Truk yang jatuh ke laut di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, berhasil dievakuasi, Sabtu (12/1) pagi. F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Truk Mitsubishi Fuso 190 PS warna kuning BP 8625 BY yang jatuh saat turun ke dermaga Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kabupaten Bintan Jumat (11/1) sekitar pukul 19.15 WIB telah dievakuasi.

Evakuasi bangkai truk milik pengusaha bernama Akiang berhasil dilakukan dengan bantuan tagboat Pertamina Tanjunguban pada Sabtu (12/1) pagi.

Aktivitas di Pelabuhan ASDP Tanjunguban pun berangsur normal. Kegiatan keluar masuk penumpang dan kendaraan berjalan seperti biasa.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur mengatakan, evakuasi truk yang jatuh ke laut telah berhasil dilakukan.

Pada malam itu, awalnya truk yang jatuh ditarik dengan tugboat Pertamina Tanjunguban agar keluar dari posisi awal jatuhnya. Kemudian truk diangkat dengan kran.

Ia mengatakan, Sabtu (12/1) sekitar pukul 06.45 WIB, truk berhasil dinaikkan ke dermaga Pelabuhan ASDP Tanjunguban. Kemudian sekitar pukul 07.00 WIB, truk dibawa keluar dari dermaga Pelabuhan ASDP Tanjunguban.

“Kita keluarkan dari dermaga dengan ditarik kran. Lalu kita serahkan truknya ke pemiliknya,” katanya.

Dia mengatakan, usai menerima laporan tadi malam pihaknya langsung mengevakuasi penumpang dan memasang garis polisi.

Tak lama setelah kejadian, Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang tiba di lokasi. Kapolres langsung berkordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi truk yang jatuh ke laut. Bahkan Kapolres terus berada di lokasi kejadian hingga pagi dini hari.

Jumhur juga mengatakan, berdasarkan olah TKP ternyata jatuhnya truk bukan disebabkan ramdoor yang patah melainkan lepasnya tali seling penahan ramdoor kapal RoRo KMP Muria Nusantara pada saat turun ke pelabuhan ASDP Tanjunguban.

Dijelaskannya, Jumat (11/1) sekitar pukul 18.00 WIB, kapal RoRo KMP Muria Nusantara bertolak dari Pelabuhan Telagapunggur Batam menuju Pelabuhan ASDP Tanjunguban Bintan yang dinakhodai oleh kapten Agus Salim.

Sekitar pukul 19.15 WIB kapal tersebut tiba di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Setelah Ramdoor diturunkan sejajar dengan lantai pada dermaga maka selanjutnya penumpang dan kendaraan mulai turun secara berurutan.

Kemudian giliran kendaraan jenis fuso merk Mitsubishi 190 PS warna Kuning BP 8625 BY yang dikemudikan B Tenno Sihombing.

Pada saat mobil jenis Fuso yang dikemudikan B Tenno Sihombing bermuatan material bangunan yang diperkirakan beratnya lebih kurang 18 ton pada posisi di atas ramdoor tiba-tiba tali seling penahan ramdoor lepas dan turun ke laut sehingga mobil fuso tersebut ikut tenggelam ke laut.

Saat mobil jenis Fuso mulai tenggelam, sopir berusaha menyelamatkan diri dengan cara menurunkan kaca mobil.

“Si sopir keluar dari dalam mobil dengan bantuan masyarakat yang baru turun dari Kapal serta ABK,” tutup dia. (met)

Yuk Baca