Diduga Kapal Mv Star Centurion yang rusak bagian lambungnya usai terlibat tabrakan pada posisi 01 24.30′ LU – 104 35.32′ BT atau 10.6 Nm arah Utara Tanjungberakit, Pulau Bintan pada Minggu (13/1) sekitar pukul 06.00 WIB. F.Kiriman PPLP Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Kapal Tanker MT Antea (Kebangsaan Hong Kong) dikabarkan terlibat tabrakan dengan kapal khusus pekerjaan kabel bawah laut, Mv Star Centurion (Kebangsaan Vanuatu) pada posisi 01 24.30′ LU – 104 35.32′ BT atau 10.6 Nm arah Utara Tanjungberakit, Pulau Bintan pada Minggu (13/1) sekitar pukul 06.00 WIB.

Tabrakan itu menyebabkan kapal Mv Star Centurion dikabarkan tenggelam. Sedangkan 22 kru kapal MV Star Centurion selamat dan dievakuasi ke Singapura.

Pegawai Syahbandar Tanjunguban, Lina yang dikonfirmasi Batam Pos membenarkan adanya tabrakan antara kapal tanker dengan kapal khusus pekerjaan kabel bawah laut.

“Benar ada tabrakan, namun sudah di wilayah perbatasan,” kata dia.

Informasi terakhir yang dirinya terima bahwa pihak Singapura mengevakuasi sekitar 20 orang kru kapal dan dibawa ke Singapura.

Sementara itu Kepala Basarnas Tanjungpinang Budi Cahyadi menjelaskan, informasi yang diterima dari SMC MRCC Singapura bahwa semua korban dlm keadaan selamat.

Untuk operasi SAR, katanya telah selesai dilaksanakan oleh pihak Singapura dengan jumlah 22 orang.

Kepala Ops PPLP Tanjunguban, Samsul membenarkan adanya tabrakan itu. Kapal tanker menabrak kapal pekerjaan kabel bawah laut.

“Rencana kami tadinya mau ke lokasi setelah menerima informasi dari kawan-kawan di laut. Namun, karena gelombang tidak memungkinkan jadinya kami tunda,” kata dia.

Dia mengatakan, kapal yang ditabrak yakni Mv Star Centurion dikabarkan telah tenggelam. Sementara penumpangnya telah dievakuasi pihak Singapura ke Singapura.

“Rencananya besok pagi kami akan ke lokasi kejadian,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab tabrakan. Dari foto yang diterima Batam Pos, terlihat lambung kapal Mv Star Centurion rusak parah. (met)

Yuk Baca