Pengunjung berfoto bersama replika Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang di Bazar Imlek, Sabtu (12/1) malam kemarin. F.Fara / Batam Pos

batampos.co.id -Polemik pemindahan lokasi bazar Imlek sudah berakhir. Sabtu (12/1) malam kemarin, bazar sudah dibuka jalan Teuku Umar, lokasi yang pada akhirnya sudah disepakati bersama. Hasilnya ternyata di luar ekspektasi.

Bazar Imlek dipenuhi masyarakat. Padat merayap. Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul berterima kasih atas dukungan pengelola, pedagang, dan masyarakat yang sudah ikut menyukseskan bazar tahun ini.

Loading...

Syahrul juga menyampaikan bahwa akan menghidupkan kembali keramaian di sekitar kawasan kota lama ini seperti sedia kala.

“Tentunya sudah kita ajukan ke pemerintah pusat agar masuk di dalam daftar sebagai salah satu kota pusaka yang ada di Indonesia, setelah bazar Imlek ini selesai, maka rencana selanjutnya Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Pemerintah Provinsi Kepri akan mengkonsep bagaimana agar dikawasan kota lama ini tetap ramai dikunjungi masyarakat,” ungkapnya.

Syahrul juga akan menginstruksikan kepada OPD terkait dan LPM agar melaksanakan bazar di setiap akhir pekan atau setiap malam minggu.

“Silahkan yang ingin berjualan di sepanjang Jalan Teuku Umar ini, agar kawasan ini terus ramai, sehingga perputaran ekonomi atau proses jual beli di kota lama ini akan tetap terus berjalan,” ujar Syahrul.

Yufuk Antoni selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti Bazar Imlek 2019 berjumlah 124 stan, yang terdiri dari menjual makanan dan minuman, pakaian atau fashion, serta asesoris.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang karena telah memfasilitasi kegiatan bazar imlek ini, semoga dapat berjalan lancar hingga selesai di bulan Februari nanti,” tutupnya.(aya)

Loading...