Kapal KPC Sriwijaya VIII.F.Istimewa

batampos.co.id – Agenda kerja sama antara Pemko Tanjungpinang dengan PT Pelindo I terwujud. Sabtu (9/2) kemarin, telah dilaksanakan peresmian operasional KPC Sriwijaya VIII sebagai kapal wisata. Nantinya, kapal bermuatan 35 orang ini akan melayani jelajah ke destinasi wisata yang berada di pulau-pulau kecil di Tanjungpinang.

Manajer Umum PT. Pelindo I Tanjungpinang, Arif Indra Perdana mengatakan, kapal wisata bahari itu diadakan guna mendukung perkembangan dunia pariwisata di Kota Tanjungpinang.

Loading...

“Ini hasil MoU kita bersama Pemerintah Kota, nanti kapal ini dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata),” kata Arif.

Arif menuturkan, kapal KPC Sriwijaya VIII ini merupakan bantuan dari Pelindo Tanjungpinang. Kapal wisata bahari ini merupakan jenis kapal wisata yang mampu mengangkut 35 orang penumpang. Kapal yang berbahan aluminium tersebut dibuat pada tahun 2018 lalu di salah satu perusahan ternama di Jakarta.

“Nanti akan ada paket khusus wisatawan yang akan menjelajahi tempat-tempat wisata, seperti di Sei Carang, hulu Riau, Senggarang, Dompak dan Penyengat, nanti akan kita launching lagi,” katanya.

Arif berharap, dengan adanya kapal wisata bahari ini di Tanjungpinang, pariwisata di Kota Tanjungpinang akan lebih berkembang seperti sejumlah daerah-daerah lain yang juga pernah didukung oleh Pelindo.

“Masyarakat sadar wisata, ayo bangun, bangkit, lihat Jawa, Kalimantan semuanya itu semua hidup masyarakatnya kelola sendiri, Tanjungpinang ayo bangun, kita akan ikut promosi ke luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Pemerintahan Kota Tanjungpinang, Irwansyah mengatakan, Pemko Tanjungpinang mengapresiasi langkah dan dukungan Pelindo Tanjungpinang dalam membantu pengembangan sektor pariwisata di Kota Tanjungpinang. Karena pihak Pelindo juga jeli terhadap potensi pariwisata yang saat ini belum berkembang di Kota Tanjungpinang.

“Kita sangat berterima kasih kepada Pelindo karena telah jeli melihat potensi pariwisata di Tanjungpinang, karena pariwisata adalah primadonanya untik menggali PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Tanjungpinang,” tuturnya.

Irwansyah menjelaskan, kapal wisata bahari itu akan dikelola oleh Pokdarwis Kota Tanjungpinang. Operasional kapal tersebut akan dibebankan pada Pokdarwis bersama Pelindo Tanjungpinang. Karena, ia menilai operasional kapal tersebut tidaklah sedikit, mengingat kemampuan Pokdarwis juga sangat terbatas.

“Kalau bicara operasional, bagaimana Pelindo ini bekerjasama dengan Pokdarwis, kalau diserahkan Pokdarwis tanpa dibantu Pelindo, tidak akan bisa, kapal itu tahulah kita, minyaknya sekali jalan berapa, ini ikhlas dari Pelindo melalui direksi,” pungkasnya.

Usai melaunching kapal wisata bahari tersebut, GM PT Pelindo I Tanjungpinang bersama pejabat dilingkungan Pelindo I dan pejabat Pemko Tanjungpinang mengajak sejumlah masyarakat sadar wisata berlayar mengunjungi destinasi wisata di Tanjungpinang seperti Kota Rebah, Kampung Pelangi di Kampung Bugis dan mengelilingi pulau Penyengat. (aya)

Loading...