Komisioner KPU Divisi Kota Tajungpinang, Susanti. F.Peri Irawan / Batam Pos

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tajungpinang memperkenalkan cara mencoblos yang sah dan tidak sah kepada Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tanjungpinang di Aula Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah, Rabu (13/3).

Dalam sosialisasinya, KPU Tanjungpinang meminta seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya di Pemilu 17 April mendatang. Sehingga mampu meningkatkan partisipasi pemilih dimana pada Pemilu sebelumnya hanya 56 persen yang mencoblos.

Loading...

“Target nanti bisa meningkat sampai 77,5 persen, sesuai target KPU Pusat,” ujar Susanti, Komisioner KPU Kota Tajungpinang.

Dikatakan Susanti, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sosialisasi KPU tentang pendidikan memilih, menjelaskan apa itu pemilu ? dan mengenal siapa yang menjadi peserta pemilu.

“Mulai Capres sampai Caleg kabupaten/kota,” kata Susanti.

Selain itu, KPU juga menjelaskan tentang surat suara dan tata cara pencoblosan serta tata tertib di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ia menjelaskan sedikit perbedaan terkait sah atau tidak sah surat suara yang di coblos, pada pemilu sebelumnya masih banyak keterbatasan. Di Pemilu ini apabila pemilih mencoblos di luar nama caleg, maka suara itu dianggap sah. Namun masuk ke dalam suara partai, apabila nama caleg dan nama partai di coblos maka suara sah masuk ke dalam caleg.

“Jika ada nama dua caleg yang dicoblos, maka itu tidak sah untuk caleg. Tapi sah masuk ke suara parpol,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Tanjungpinang, Sulikah yang juga anggota GOW mengatakan, untuk Pemilu perempuan merupakan pemilih terbanyak dan kalangan perempuan biasanya lebih peduli untuk mengikuti kegiatan seperti itu.

“Makanya sosialisasi ini dirasa sangat penting, bermanfaat untuk memberikan pemahaman yang baik karena partisipasinya terbilang bagus,” kata Sulikah.

Selain itu,  menurutnya ibu-ibu sebagai pendidik keluarga dan anaknya di rumah, serta tetangga sekitar rumah mengingat kaum ibu-ibu sering berkumpul.

“Ketika perwakilah GOW diberikan sosialisasi, maka ia juga akan menyebarkanya kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain itu saat acara majelis taklim yang diadakan BKMT, ia juga sering menyampaikan kepada jamaah agar turut serta berpartisipasi dalam pemilu mendatang.

“Kami berharap semoga target dari KPU untuk meningkatkan partisipasi dalam pemilu dapat meningkatkan bahkan lebih,” imbuhnya.(cr2)

Loading...