Penyerahan SK secara simbolis oleh Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul, Senin (25/3).F.Peri Irawan / Batam Pos

batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang serahkan 216 Surat Keputusan (SK) pangangkatan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, di aula Kantor wali Kota, Senin (25/3).

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan, dasar hukum pelaksanaan kegiatan penyerahan surat keputusan kepada CPNS adalah undang-undang nomo lima tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), kedua peraturan pemerintah no 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS.

Loading...

“Serta keputusan Wali kota Tanjungpinang no 45 tahun 2019 tanggal 31 Januari 2019 tentang pengangkatan CPNS di lungkungan Pemko Tanjungpinang,” ujarnya.

Ia mengatakan formasi yang di isi oleh CPNS tahun 2018 sebanyak 216 orang, namun empat orang berhalangan hadir karena sedang dalam perjalanan menuju Tanjungpinang dan satu orang terkendala keluarga yang sedang sakit.

“Mudah-mudahan besok smuanya bisa hadir diruangan ini untuk mengikuti sosialisasi dari BKN,” katanya.

Ia mengatakan bahwa,  pada tahun 2018 Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengajukan usulan formasi kepada menteri pemberdayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi sebanyak 620 orang,  namun yang disetujui hanya 237 orang, dan yang memenuhi passing grade dan diangkat jadi CPNS sebanyak 216 orang.

“Terdiri dari guru sebanyak 147 orang, tenaga kesehatan sebanyak 53 orang, dan tenaga teknis lainya sebanyak 16 orang,” bebernya.

Penyerahan SK selain sebagai awal bagi CPNS untuk bertugas di masing-masing OPD yang telah ditetapkan, juga akan menerima arahan dari BKN terkait aturan kepegawaian yang harus diketahui oleh CPNS.

“Serta dilanjutkan dengan pembekalan manajemen PNS,”  ujarnya.

Syahrul turut berpesan kepada CPNS agar selalu bekerja dengan ikhlas, jangan memikirkan hasil terlebih daluhu, mengabdi dengan sungguu-sungguh sesuai dengan tekat menjadi ASN.

“Butuh pengabdian yang luar biasa, terutama untuk para guru yang bertugas untuk mencerdaskan anak bangsa, pahalanya luar biasa tidak sebanding dengan gaji yang anda terima,” pesanya.

Ia menambahkan, setelah diangkat menjadi ASN harus berkomitmen dan semangat serta motivasi dalam menjalan tugas yang diamanahkan, sekali jadi ASN sampai tua tetap jadi ASN.

“Jangan sampai di tengah perjalanan tersandung masalah berat seperti narkoba,  baru tiga tahun jadi ASN sudah dipecat,”  katanya.

Tidak lupa, Syahrul menyampaikan kepada CPNS yang sudah mendapatkan SK akan diberikan masa percobaan selama satu tahun, jika ada hal yang melanggar kode etik kepegawaian khususnya untuk guru.

“Akan dianggkat sebagai ASN apabila dalam masa pencobaan tidak menunjukkan disiplin dan kinerja yang buruk,” katanya. (cr2)

Loading...