Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Lenny Marlina.F. Peri Irawan / Batam Pos

batampos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan kucurkan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membayar utang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit, BPJS Kesehatan juga membayar kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi, Selasa (16/4).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Lenny Marlina menjelaskan tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo, akan dibayar dengan mekanisme first in first out, urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan, rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap.

“Tentu transaksi pembayaran klaim ini akan diproses lebih awal, dan ini terwujud karena adanya dukungan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” ujar Lenny.

Dijelaskan Lenny, rutin setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya.

“Biasanya mitra perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu, namun ia juga memastikan kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan seluruh kantor cabang, sehingga masing-masing kantor cabang bisa memantau dan memastikan fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya telah dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dengan dibayarnya utang klaim jatuh tempo kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi, serta kepada pihak RS dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS,” tuturnya.

Lenny menyampaikan selalu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan yang melayani peserta JKN-KIS untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, sesuai dengan kesepakatan diatur dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah.

“Diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa program ini akan terus berlangsung,” ucap Lenny.

Sebagai informasi, khusus Kantor Cabang Tanjungpinang terdapat 47 FKTP dan 22 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat.

“Total pembayaran yang dilakukan Kantor Cabang Tanjungpinang sebesar Rp 19,6 miliar sepanjang bulan April 2019,” tutupnya.(cr2)

Loading...