Komisioner KPU Kota Tanjungpinang Muhammad Yusuf Mahidin. F.Peri Irawan / Batam Pos

batampos.co.id – Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang direncanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang akan dilaksanakan tanggal 24 April 2019 ditunda karena kekurangan logistik, Selasa (23/4).

Komisioner KPU Kota Tanjungpinang, Muhammad Yusuf Mahidin menjelaskan, penundaan PSU disebabkan ketidaksiapan KPU Pusat dalam menyediakan logistik untuk pelaksanaannya.

Loading...

“Sehingga logistik yang saat ini tersedia tidak cukup untuk dilakukan PSU,” kata Yusuf.

Yusuf menjelaskan karena kekurangan logistik tersebut KPU kembali mengadakan rapat pleno untuk pembahasan jadwal PSU.

“Kita tetapkan di akhiri bulan ini, karena batas akhirnya tanggal 27 April 2019 atau 10 hari setelah pemilu serentak, “bebernya.

Yusuf menjelaskan, walaupun sudah ada cadangan logistik, namun itu tidak cukup untuk PSU ke lima TPS yang tersebar di dua kelurahan tersebut.

“Kita butuh surat suara sebanyak 1.284 lembar dan itu berbeda tiap tingkatannya, “katanya.

Untuk surat suara yang dibutuhkan, hanya TPS di Kelurahan Pinang Kencana yang PSU nya lengkap, sementara untuk kelurahan Bukit Bestari dua TPS yang butuh surat suara presiden saja, dan dua TPS lainya butuh surat suara presiden, DPR dan DPD.

“Jadi kebutuhan surat suaranya tidak sama, “sebutnya.

Ketua KPU Tanjungpinang, Aswin Nasution sebelumnya menjelaskan terkait apakah masyarakat akan mau kembali datang meluangkan waktu untuk pencoblosan ulang, KPU akan menyampaikan kepada tentang permasalahan yang terjadi, jika para pemilih merupakan pegawai pemerintah, KPU akan mengirimkan surat kepada Pemko.

“Kita minta pegawai tersebut diberi kesempatan untuk melakukan pencoblosan pada tanggal tersebut,” paparnya.(cr2)

Loading...