Nelayan menggunakan sampan ciau, melintas di Dermaga Kuala Riau Tanjungpinang. F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan lewat APBD Tahun Anggaran (TA) 2019, pihaknya fokus untuk menggesa sejumlah infrastruktur pelabuhan di luar Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Menurut Gubernur, rencana konekting Pelantar I dan II masih belum menjadi prioritas saat ini.

“Dengan infrasatruktur yang ada di Pelabuhan Kuala Riau (Pelantar II,red) saat ini, kapasitasnya sudah cukup untuk mengatasi dwelling time disana, “ujar Gubernur Nurdin menjawab pertanyaan media disela-sela memantau harga sembako di Pasar Baru, Tanjungpinang, Kamis (25/4).

Loading...

Dijelaskannya, lewat Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, sudah dirancang sejumlah kegiatan strategis berupa pembangunan fasilitas pelabuhan diberbagai daerah. Adapun yang menjadi fokus pembangunan tahun ini adalah pengembangan dan peningkatan Pelabuhan Parit Rempak, Karimun.

Berikutnya adalah pembangunan ruang tunggu penumpang di Pelabuhan Tanjungberlian, Kundur Utara. Fasilitas pendukung lainnya adalah Pembangunan Ponton, Pelabuhan Kampung Asam, Desa Teluk Radang.

“Di Bintan, yakni pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat, Tanjunguban. Kemudian Natuna ada rencana pembangunan Pelabuhan Nyit-Nyit, Pulau Tiga, “jelas Gubernur.

Mantan Bupati Karimun tersebut juga mengatakan, kegiatan strategis untuk Batam dibidang perhubungan adalah lanjutan pembangunan Dermaga Kasu Barat, Batam. Sedangkan di Kabupaten Lingga, yakni pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat, Sei Tenam.

“Kepri memiliki jumlah kawasan laut lebih besar (96 persen) dari daratan (4 persen) harus mampu berdaya saing tinggi. Salah satunya adalah mempercepat arus ekonomi salah satunya dengan ketersediaan dan layaknya pelabuhan, “tegasnya.

Ditambahkan Gubernur, sarana dan prasarana pelabuhan harus terus ditingkatkan karena arus ekonomi di Kepri dimulai dari pelabuhan. Atas dasar itulah, pembangunan infrastruktur strategis pelabuhan menjadi atensi Pemprov Kepri.

“Kita terus berupaya untuk meningkatkan fasilitas pelabuhan disetiap daerah. Sehingga aktivitas bongkar muat barang menjadi cepat dan mudah, “tutup Gubernur.

Terpisah, Kepala Bidang Pelabuhan, Dishub Kepri, Aziz Kasim Djou mengatakan, untuk pembangunan infrastruktur tersebut, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran lebih kurang Rp53 miliar.

“Kita terus menggesa proses lelang, sehingga kegiatan fisik bisa segera dilaksanakan, “ujar Aziz, kemarin.(jpg)

Loading...