foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Safrani mengungkapkan, Pelni akan mengutamakan penjualan tiket seat (bertempat duduk) untuk calon penumpang yang hendak mudik lebaran. Sedangkan tiket nonseat sampai saat ini pihaknya belum melakukan penjualan.

”Benar, tiket untuk yang seat sudah habis terjual,” ujar Safrani.

Loading...

Selain tiket seat dan nonseat, terdapat juga boarding tiket cs dan boarding tiket penumpang. Setelah itu penumpang baru bisa melaksanakan embarkasi ke kapal.
Tiket seat sendiri cepat habis terjual karena salah satunya dipengaruhi penjualan tiket melalui sistem online yang memungkinkan orang dari luar Tanjungpinang langsung membooking.

”Kami berharap kepada masyarakat agar membeli tiket lebih awal untuk perjalanan mudiknya agar tak kehabisan tiket,” terangnya.

Untuk angkutan lebaran, lanjutnya, sampai sat ini tidak ada kapal yang dalam kondisi rusak dan juga tak ada kapal yang berhenti beroperasi. Semua kapal yang ada akan dimaksimalkan jalan mengangkut penumpang mudik lebaran baik itu dari Tanjungpinang maupun dari Kijang.

Di bulan Ramadan kali ini terdapat tiga kapal yang akan beroperasi yakni KM Kelud dan KM Umsini dan KM Sanus 48 dengan rute perjalanan yang berbeda. Tiga kapal lainnya seperti KM Bukit Raya, KM Sanus 80 serta KM Sanus 83 yang masih menunggu jadwal.

”Untuk KM Bukit Raya belum bisa beroperasi, karena masih dalam perbaikan. Diperkirakan KM Bukit Raya akan beroperasi mulai 25 Mei mendatang,” katanya.

Safrani menegaskan, untuk harga tiket kapal Pelni jelang Lebaran Idulfitri kali ini tak ada kenaikan harga, masih seperti hari biasa dan juga masih tersedia gratis bagasi untuk penumpang maksmal 40 kilogram per tiket.

”Antisipasi lonjakan penumpang jelang Idulfitri nantinya, Pelni juga menyiagakan kapal tambahan yakni KM Dorolonda,” tegasnya.

Pantauan Batam Pos kemarin, kantor penjualan tiket Kapal Pelni ramai didatangi masyarakat yang membeli tiket mudik Idulfitri. (cr2)

Loading...