Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan M Rifqi Hawari Juara Tiga MTQ internasional di Iran ikut acara buka puasa bersama Pimpinan dan Anggota DPD RI bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta Rabu (15/5) malam.F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun menginginkan terus lahir hafiz-hafizah dan qori qoriah dari Kepri. Karena banyak anak Kepri yang mampu menjadi yang terbaik, terlebih bidang Alquran. Prestasi mereka pun tak hanya tibgkat nasional, malah mendunia.

“Anak kita, terlebih dari pulau-pulau, mereka mampu dan bisa. Apalagi jika sejak usia dini sudah kita latih dan ajar,” kata Nurdin di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (16/5) pagi.

Loading...

Prestasi anak Kepri, misalnya, ditunjukkan M Rifqi Hawari. Lelaki kelahiran Kundur ini menyabet juara tiga MTQ Internasional di Iran tahun ini.

Dalam banyak rangkaian Safari Ramadhan dan Safari Subuhnya, Nurdin selalu memperkenalkan Rifqi di depan jamaah. Menurut Nurdin, di antara jutaan anak-anak di Indonesia, Rifqi sudah mengharumkan nama bangsa. Terlebih keharuman itu di bidang keagamaan.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Pimpinan dan Anggota DPD RI bersama Presiden Joko Widodo salat magrib berjamaah saat buka puasa bersama di Jakarta Rabu (15/5) malam.F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

Rifqi sendiri, Rabu (15/5) malam dijemput untuk mengisi acara pada buka puasa bersama Pimpinan dan Anggota DPD RI bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta. Selain Rifqi, yang melantunkan ayat suci Alquran, ada juga Andika Pratama yang mengisi tartil menjelang berbuka.

Andika mengisi menjelang tamu undangan dan Presiden tiba. Sementara Rifqi tampil pada rangkaian acara setelah Presiden Jokowi hadir di lokasi. Nurdin tampak bangga karena dua anak Kepri tampil di depan Jokowi.

Tak heran Nurdin dalam banyak kesempatan, selalu mendorong orang tua agar anak-anaknya diberi pendidikan agama sejak dini. Di antara mereka nantinya akan lahir penghafal Alquran dan Hadist atau qori dan qoriah.

Karena itu Nurdin mendorong orang tua untuk memasukkan anak-anaknya ke pondok pesantren. Atau ke rumah dan pondok tahfiz.

Nurdin juga memotivasi para pengelola pondok pesantren atau rumah-rumah tahfiz dengan mendatanginya. Bahkan jika ada kesempatan selalu hadir untuk meresmikannua.

“Selalu ada peresmian ponpes atau rumah tahfiz. Kenapa saya datang, ada yang bilang kan cukup camat saja. Itu rasa terima kasih karena saya karena mereka berpesan membangun iman dan taqwa untuk anak bangsa,” kata Nurdin.(cca)

Loading...