Petugas BPOM mengecek bahan pangan olahan di salah satu gudang pangan Tanjungpinang, Kamis (16/5). F. BPOM Tanjungpinang

batampos.co.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang melakukan Intensifikasi Pengawasan Pangan bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri di sejumlah gudang pangan Tanjungpinang, Kamis (16/5).

Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan guna melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan.

Loading...

Kepala BPOM Tanjungpinang Mardianto menjelaskan, pengecekan produk bahan pangan merupakan langkah antisipasu pemerintah untuk memastikan seluruh produk pangan yang dijual dalam kondisi baik.

Intensifikasi pengawasan yang telah dilakukan sebelum masuknya bulan Ramadan tersebut, sebagai langkah pengawasan BPOM Tanjungpinang terhadap produk yang dipasarkan kepada konsumen atau pembeli.

Petugas BPOM mengecek bahan pangan olahan di salah satu gudang pangan Tanjungpinang, Kamis (16/5). F. BPOM Tanjungpinang

Sasaran pengawasan, lanjut Mardianto, seperti bahan pangan olahan tanpa ijin edar dan bahan pangan kedaluarsa pada  distributor pangan, toko, supermarket atau swalayan serta pasar tradisional. “Hasil pengawasan hari ini (kemarin, red), tidak ditemukan bahan makanan dan minuman yang kedaluarsa,” jelasnya.

BPOM Tanjungpinang bersama instansi terkait lainnya juga melakukan pemantauan dan pengawasan produk pangan atau makanan berbuka puasa. Pihaknya juga menurunkan mobil laboratorium keliling untuk memeriksa setiap tempat penjualan makanan berbuka puasa selama bulan Ramadan.

“Pengecekan dengan melakukan sampling dan uji cepat menggunakan test kit,” tutupnya. (odi)

Loading...