Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

batampos.co.id – Terdakwa penyebar konten pornografi, Aldoni didakwa pasal berlapis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (20/5).

Dalam dakwaannya, JPU Nolly Wijaya menyatakan terdakwa telah memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi. Perbuatan terdakwa melanggar pasal Pasal 29 Jo Pasal 4  Ayat  (1) UU Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi.

Terdakwa juga dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

“Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” kata JPU.

Sebelumnya diketahui, terdakwa merekam adegan hubungan intim dirinya bersama kekasihnya menggunakan alat perekam. Setelah melakukan hubungan intim tersebut, terdakwa kembali meminta untuk kembali melakukan hubungan tersebut, namun ditolak oleh kekasihnya.

Kemudian terdakwa mengancam korban akan menyebarkan video hubungan keduanya. Korban kembali menolak ajakan terdakwa. Lalu terdakwa kesal dan menyebarkan video asusila tersebut ke keluarga korban.

Atas perbuatan terdakwa, korban mengalami trauma dan merasa malu serta takut keluar dari rumah. (odi)

Loading...