Kantor Pelni dipadati ratusan calon penumpang yang antre untuk membeli tiket mudik, Selasa (21/5). F.Peri Irawan / Batam Pos

batampos.co.id – Dua pekan menjelang Lebaran Idul Fitri, kantor pelni cabang Tanjungpinang terus dipadati oleh calon penumpang yang ingin membeli tiket mudik Lebaran, Selasa (21/5).

Tercatat calon penumpang mudik Lebaran yang membeli tiket terus meningkat, beberapa hari terakhir sebanyak 200 calon penumpang setiap hari atau meningkat sekitat 20 persen.

Kepala Bagian Usaha, I.B.Putra Kencana mengatakan lonjakan penumpang pada saat ini terus meningkat sekitar 100 sampai 200 calon penumpang yang membeli tiket ke Kantor Pelni, sementara pada awal Ramadan hanya 50 sampai 100 calon penumpang setiap harinya.

“Namun jumlah tersebut bukan untuk keberangkatan hari ini atau besok tapi untuk keberangkatan beberapa hari menjelang Lebaran nanti, itu yang menyebabkan antrean panjang di kantor Pelni, ” katanya.

Putra mengimbau kepada masyarakat pada saat membuka situs Pelni untuk membeli tiket secara online yang mengalami kendala mohon bersabar dan mencobanya kembali. Karena saat ini yang mengakses situs tersebut banyak sehingga sering mengalami gangguan.

“Selain di kantor Pelni, masyarakat juga bisa membeli di loket resmi Pelni seperti di Pinang Sari, Siantan, dan Pinang Jaya,” tambahnya.

Untuk harga tiket sampai saat ini belum mengalami perubahan, masih seperti harga sebelumnya, dan untuk harga tiket Pelni di loket lainnya juga tidak berbeda jauh.

“Paling tinggi bedanya Rp 10 ribu saja, mereka tidak boleh jual terlalu mahal,” sebutnya.

Ia memaparkan kapal yang disediakan Pelni untuk mudik Lebaran nanti sebanyak 7 kapal diantaranya KM Kelud, KM Umsini, KM Dorolonda, KM Sanus 48, KM Bukit Raya, KM Sanus 80, dan KM Sanus 83. Baik yang melayani antarpulau di Kepri atau antarprovinsi.

“Yang dimulai tanggal 21 Mei hingga 21 Juni 2019 pada saat arus balik,” tutupnya. (cr2)

Loading...