Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

batampos.co.id – Terdakwa kasus sodomi, Syahrizal Alias Ijal dihukum tujuh tahun enam bulan penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (27/5). Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa 10 tahun penjara.

Dalam putusannya, hakim ketua Sumedi menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan perbuatan cabul.

Terdakwa melanggar pasal 82 ayat 1 jo pasal 76 E UU RI nomor 35 tahun 2014  tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. “Menjatuhkan hukuman tujuh tahun enam bulan penjara dan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara,” kata hakim.

Setelah mendengar vonis tersebut, terdakwa dan JPU menyatakan menerima putusan yang dijatuhkan hakim.

Sebelumnya diketahui Satreskrim Polres Tanjungpinang menangkap Syahrizal, 35 dirumah kontrakannya Jalan Sultan Mahmud Tanjungpinang, pada Januari lalu. Pelaku dilaporkan karena melakukan pelecehan seksual terhadap seorang remaja laki-laki berinisial F, 14.

Diketahui pelaku dan korban saling kenal. Awalnya korban bermain dan menginap di rumah kontrakan pelaku. Saat korban tertidur pulas, pelaku menggerayangi tubuh korban. Lalu korban tersadar berusaha berontak dan melawan. Namun pelaku mengancam korban dengan sebilah pisau. Karena takut, korban pun pasrah saat pelaku melampiaskan nafsu bejatnya. (odi)