Dokter Yusrizal divonis tiga bulan penjara. F.Yusnadi / Batam Pos

batampos.co.id – Terdakwa kasus penganiayaan, dokter Yusrizal Saputra divonis tiga bulan penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (28/5).

Vonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut (JPU) yang menuntut lima bulan penjara. Atas vonis tersebut, terdakwa dan JPU menyatakan menerima putusan yang dijatuhkan hakim.



Dalam putusannya, hakim ketua Admiral menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan penganiayaan. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 351 ayat 1 KUHP tentang Penganiayaan.

Hakim menyebutkan hal yang memberatkan yakni, perbuatan terdakwa membuat korban mengalami kerugian dan meresahkan masyarakat. mengakibatkan korban mengalami trauma, sakit pada seluruh badan, luka-luka lebam pada tangan dan kakinya sebelah kiri dan kanan sehingga luka-luka tersebut menghalangi korban untuk melakukan pekerjaannya selama tiga hari.

Hal yang meringankan, yakni terdakwa telah meminta maaf kepada korban dihadapan persidangan. “Memerintahkan terdakwa tetap ditahan,” kata hakim.

Dalam kasus ini, penyidik kepolisian telah memeriksa 18 orang saksi termasuk keterangan ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pusat, terkait penyuntikan obat bius Midazolam dan vitamin C yang dilakukan tersangka kepada korban sebanyak 56 kali. Dimana hal tersebut terbukti dari keterangan hasil visum korban. (odi)

Loading...