Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama Arsyad Abdullah memperlihatkan pelaku beserta barang bukti sabu yang diletakkan di dalam sandal. F.Yusnadi / Batam Pos

batampos.co.id – Jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang menangkap penyeludup sabu internasional yakni Usman di Pantai Batu Merah Batam, Kamis (30/5).

Petugas juga mengamankan sabu 220 gram, uang tunai jutaan rupiah, 70 Ringgit Malaysia, dua ponsel dan paspor. Sabu yang sita dibawa dari Malaysia dan diduga akan diseludupkan ke Batam.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama Arsyad Abdullah menjelaskan, saat melakukan patroli, tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal IV Tanjungpinang, memeriksa tiga boat pancung mengangkut 55 penumpang yang diduga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.

Saat pemeriksaan seluruh penumpang, lanjut Arsyad, petugas mencurigai salah seorang penumpang. Setelah penggeledahan, ditemukan sabu yang disimpan pelaku di sandal yang digunakannya.

“Pelaku mengaku membawa sabu dari Johor,” jelas Arsyad di Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Jumat (31/5).

Dari hasil penyelidikan, pelaku mengaku sabu tersebut, akan dibawa ke kampung halamannya Aceh. “Yang jelas, pelaku adalah kurir. Belum diketahui siapa bandarnya,” kata Arsyad.

Saat ini pelaku ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Mako Lantamal IV Tanjungpinang. Sementara penumpang lainnya masih menjalani pemeriksaan. Terkait TKI ilegal, kami masih menyelidikinya,” jelas jenderal bintang satu ini.

Lantamal IV Tanjungpinang, tegas Arsyad akan terus melaksanakan pengawasan dan penindakan atas pelanggaran seperti penyeludupan narkoba atau penyeludupan TKI ilegal dan pelanggaran hukum lainnya yang terjadi di wilayah hukum Lantamal IV Tanjungpinang. (odi)