Pemohon paspor sedang menunggu antrean di ruang tunggu pelayanan di Kantor Imigrasi, Rabu (12/6). F.Peri Irawan / Batam Pos

batampos.co.id – Sepanjang tahun 2019, Januari hingga Mei, kantor Imigrasi kelas I A Tanjungpinang telah menerbitkan 7.466 buku paspor, Rabu (12/6).

Kepala Seksi Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Gunawan menjelaskan, dalam pencatatan dalam kurun waktu lima bulan belakang buku paspor terbanyak diterbitkan pada bulan Januari mencapai 2.087 buku paspor karena banyak pemohon yang menumpuk dari bulan Desember 2018.

“Bulan berikutnya Februari kembali menurun 1.333, Maret 1.431, April 1.514, dan bulan Mei 1.101,” kata Gunawan.

Lanjutnya Gunawan menjelaskan, Pelayanan permohonan pembuat paspor selain untuk umum, yang mendaftar melalui online dan datang langsung, juga terdapat layanan prioritas untuk masyarakat dalam kondisi tertentu, seperti anak balita, warga lanjut usia (lansia) dan warga dalam keadaan gawat darurat untuk pergi berobat akan diselesaikan lebih cepat.

“Untuk prioritas harus benar-benar dalam keadaan darurat, kalau cuma sakit biasa itu kami masukkan ke dalam ┬ákategori umum,” paparnya.

Untuk pelayanan ramadan hingga lebaran pemohon pembuatan buku paspor meningkat cukup signifikan, kebanyakan kebutuhan untuk liburan lebaran, namun untuk pelayanannanya Kantor Imigrasi terkendala jam pelayanan yang hanya sampai pukul 15.00 WIB dan peralihan sistem dari Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (Simkim) satu ke Simkim dua, sehingga kuota pemohon juga dikurangi.

“Yang namanya peralihan sistem akan ada kendala-kendala yang akan ditemukan, butuh waktu untuk kembali menyesuaikan dengan sistem baru itu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, alasan kantor Imigrasi beralih menggunakan Simkim dua, karena langsung terkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sehingga mempermudah verifikasi data pemohon.

“Meski terkendalan, layanan pembuatan paspor tetap dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” tutupnya. (cr2)

Loading...