Ketua tim seleksi open bidding calon kepala OPD Pemko Tanjungpinang, TS. Arif Fadillah, Kamis (13/6). F.Peri Irawan / Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 27 peserta open bidding di Lingkungan Pemko Tanjungpinang masih mengikuti proses tahapan, saat ini peserta telah mengikuti proses wawancara, Kamis (13/6).

Ketua tim seleksi open bidding calon kepala Organisasi Perangkat Dinas (OPD) Pemko Tanjungpinang, TS Arif Fadillah Mengatakan saat ini sudah sampai tahap wawancara makalah yang dibuat saat assesmen, dipaparkan sesuai dengan tema pilihan peserta, selanjutnya Panitia Seleksi (Pansel) akan memberikan beberapa pertanyaan terhadap makalah tersebut, setelah itu akan diberi bobot nilai.

Loading...

“Setiap tahapan memiliki bobot nilai masing-masing,  misalnya tahap administrasi 10 persen,” ujarnya.

Arif mengatakan, hasil assesmen sangat berpengaruh pada open bidding, karena pada tahapan itu melihat kemampuan manejerial dan psikologi peserta, hasil assesmen bisa menjadi bahan pertimbangan oleh pimpinan, jika layak maka akan berlanjut, namun walaupun sudah mencapai tahap akhir tetapi hasil assesmen tidak layak maka gugur.

“Assesmen menjadi salah satu poin yang paling tinggi,” tegasnya.

Dijelaskan Arif, usai tahap wawancara selanjutnya akan direkap dan akan dikirim ke Kawasan Strategis Nasional (KSN) selanjutnya diserahkan kepada wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, yang akan memilih usai dirangking oleh panitia.

“Setelah dinilai dan dipilih wali kota kemudian diserahkan kepada KSN0 selanjutnya KSN akan menilai kelayakan setelah meminta peserta untuk melengkapi semua persyaratan seperti berkas, setelah persetujuan KSN akan dilakukan pelantikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hal lain yang menjadi poin pendukung adalah dari segi pendidikan, misanlnya peserta tersebut lulusan magister (S2) atau Doktor (S3) juga memiliki nilai tambah.(cr2)

Loading...