Plt Disdik Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan. F.Peri Irawan / Batam Pos

batampos.co.id – Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan mengatakan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dilaksanakan mulai tanggal 1-6 Juli 2019, untuk Sekolah Menenang Pertama (SMP) wajib menggunakan sistem online yang sudah disosialisasikan dengan orang tua siswa dan pihak sekolah.

“Kepada kepala sekolah SMP sudah kami beritahukan bahwa semuanya menggunakan sistem online,” kata Tamrin.

Loading...

Lanjutnya menjelaskan, terdapat tiga jalur untuk pendaftarannya, pertama jalur zonasi sebesar 90 persen, kedua jalur prestasi sebesar lima persen, dan ketiga jalur kepindahan orang tua sebesar lima persen.

“Untuk zonasi, saat siswa mendaftar terdapat tiga pilihan lokasi untuk mendaftar berdasarkan jarak alamat rumah dengan sekolah terdekat, namun tetap sekolah terdekat yang menjadi prioritas utama” ujarnya.

Tamrin menyampaikan, bagi orang tua yang terkendala saat pendaftaran dikarenakan jaringan internet atau hal lain, maka bisa datang langsung ke sekolah terdekat untuk mendaftar karena di sekolah sudah ada operator yang membantu memfasilitasi untuk mendaftar.

“Sekolah menyediakan komputer untuk mereka (orang tua) mendaftar melalui jalur online,” sebutnya.

Untuk Kota Tanjungpinang, khususnya kecamatan Tanjungpinang Timur dengan kapasitas penduduk tinggi sementara jumlah sekolah terbatas SMP 7 N, SMP 12 N, dan SMP 16 N, mungkin akan ada pergeseran agar semua bisa tertampung.

“Bagi yang berada di sekitar batu 9,10 dan 11, jika di SMP 7 tidak dapat menampung maka akan bergeser ke SMP 12  begitu selanjutnya,” paparnya.

Untuk PPDB tetap mengutamakan pendaftaran jalur online, kecuali untuk daerah-daerah tertentu seperti penyengat karena wilayahnya tidak begitu luas dan masyarakat tidak terlalu banyak.

Tamrin menambahkan, dalam pelaksanaannya akan terdapat berbagai kendala karena ini merupakan pertama dilakukan, namum harus tetap optimis karena sesuai tuntutan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 21 tahun 2019.

“Bawa Tanjungpinang wajib melaksanakan PPDB dengan sistem online,” tambahnya.

Terkait kesiapan sekolah, Plt Disdik Kota Tanjungpinang ini mengaku sudah menyampaikan kepada kepala sekolah SD dan SMP, dan saat pengumuman kelulusan SD juga sudah disampaikan kepada Kepala sekolahnya agar menyampaikan hal tersebut kepada orang tua  siswa yang hadir.

“Dalam waktu dekat Disdik juga akan menyebarkan informasi ke beberapa titik beserta webnya,” imbuhnya.

Untuk daya tampung sendiri, untuk angka yang akan tamat SD akan masuk SMP sekitar 3.600 orang, namun daya tampung tidak memadai sehingga terdapat sekitar 700 orang yang tidak tertampung.

“Namun 700 orang tersebut akan disebar ke sekolah swasta, dan menambahkan satu sampai dua orang dari kapasitas sekolah negeri setiap kelasnya yang biasanya 36 akan dibuat 37-38 per kelas,” tuturnya.

Di tempat yang sama Kepala Sekolah SMPN 4, Muhammad Dirman mengatakan, saat ini persiapan menjelang  PPDB sudah menyampaikan sekitar lima unit komputer untuk kebutuhan jika ada orang tua siswa yang datang ke sana untuk mendaftar.

“Kami masih menunggu petunjuk teknisnya, namun dari kesiapan kami sudah siapkan petugas untuk itu, serta dalam waktu dekat akan melakukan pelatihan admin untuk petugas yang akan dilaksanakan oleh Disdik.

Untuk kapasitas SMPN 4 memiliki delapan ruang kelas siswa baru dan berdasarkan aturan satu kelasnya 32 siswa totalnya sekitar 256 siswa yang akan diterima di sana.(cr2)

Loading...