Rekontruksi pembunuhan Arnold di Jalan Menur Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

batampos.co.id – Setelah menyatakan lengkap (P21), Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang telah menerima limpahan berkas perkara (Tahap II), kasus pembunuhan Arnold beserta tersangka Abdul dan barang bukti dari Satreskrim Polres Tanjungpinang, Kamis (13/6).

Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah mengatakan, setelah menerima pelimpahan tahap II, pihaknya segera menyusun berkas dakwaan. Selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang untuk disidangkan.

Loading...

“Dua jaksa telah ditunjuk untuk menangani perkara ini,” jelasnya, Jumat (14/6).

Tersangka Abdul dijerat pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana jo pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan jo pasal 55 ayat (1) ke 2. Tersangka Terancam hukuman 20 tahun penjara dan hukuman mati.

“Berkas secepatnya dilimpahkan agar segera disidangkan,” ujar Rizky.

Dalam kasus pembunuhan tersebut diketahui, Abdul bersama almarhum Rasyid, ditetapkan polisi sebagai tersangka pembunuh Arnold. Usai menghabisi Arnold, kedua pelaku memasukkan jasad korban ke tangki septik (septic tank) di rumah kontrakan milik Rasyid Jalan Menur Tanjungpinang.

Setelah lebih kurang tujuh bulan menghilang, jasad korban akhirnya ditemukan pihak kepolisian di tangki septik dalam kondisi yang menggenaskan. (odi)

Loading...