Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua.F.Istimewa

batampos.co.id – Komisi II DPRD Kepri yang membidani masalah keuangan mendesak pembahasan APBD Perubahan Kepri Tahun Anggaran (TA) 2019 dimulai pada bulan Juli mendatang. Sehingga penyusunan APBD Kepri TA 2020 mendatang tidak terburu-buru.

“Setelah pembahasan APBD P, kita dihadapkan pada APBD Murni 2020. Kita targetkan pembahasan secara formal antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri sudah dimulai awal Juli nanti,” ujar Legislator Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua, kemarin di Tanjungpinang.

Politisi Partai Hanura tersebut menegaskan, dalam rapat kerja bersama TAPD nanti, pihaknya juga akan mempertanyakan progres penyerapan APBD. Begitu juga mengenai situasi keuangan Pemprov Kepri saat ini. Menurut Rudy, didalam APBD P nanti, sudah dipastikan terjadi penambahan anggaran. Karena menyangkut kebutuhan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tahapan Pilkada 2020 mendatang.

“Jika memang benar Pilkada digelar pada September 2020 mendatang, tentu tahapan akan bergulir lebih kurang setahun. Sehingga jika menunggu APBD Murni 2020, kerja KPU akan terganggu,” jelas Rudy Chua.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah mengingatkan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Provinsi Kepri, untuk menyusun rencana strategis dalam menyusun APBD Perubahan dan APBD Murni 2020 agar tidak terlambat.

“Saya sudah ingatkan kepada kepala Bappeda selaku Tim Anggaran Pemerintah Daerah TAPD untuk dapat membuat strategi dalam menyusun APBD-P dan APBD Murni 2020,”ujar Sekda, Rabu (12/6) lalu.

Menurut Arif, setelah penyusunan APBD Perubahan ini nantinya bakal disusul dengan penyusunan APBD Murni 2020. Apalagi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Tahun 2020.

Meskipun demikian, Mantan Sekda Karimun tersebut yakin Bapelitbang Kepri dapat optimal dalam menyusun APBD-P dan APBD Murni ini. Mengingat telah beberapa mengikuti rapat koordinasi penyusunan anggaran di Pusat. Ditambahkannya, semakin cepat, tentu akan semakin baik.

“Kita berupaya untuk lebih cepat tentunya. Sehingga tidak terjadi masalah yang sama, seperti beberapa tahun yang lalu,” tutup Sekda Arif.(jpg)