Grup Angklung Bougenville-Sokka Gakkai Indonesia turut mentas pada Pentas Seni Waisak Tingkat Provinsi Kepri yang digelar di Restauran Bumi Matri, Tanjungpinang, Minggu (16/6). F.Jailani / Batam Pos

batampos.co.id – Peringatan Dharmasanti Waisak 2563 BE/2019 diwarnai dengan Pentas Seni. Kegiatan yang digelar di Restauran Bumi Matri, Tanjungpinang, Minggu (16/6) siang berlangsung semarak. Secara resmi dibuka oleh Walikota Tanjungpinang, Syahrul.

Pada kegiatan yang bertajuk “Menghormati budaya keberagaman untuk persatuan Indonesia sebagai pengamalan Buddha Dharma” tersebut dipentaskan berbagai kesenian. Diantaranya adalah Paduan Suara dari Xin Ling Fa Men, Kepri. Ada juga penampilan Keroncong Kemayoran dari grup Angklung Bougenville-Sokka Gakkai Indonesia.

Loading...

“Sempena memperingati Dharmasanti Waisak 2563 BE/2019, kita sudah mengemas berbagai kegiatan. Mulai dari Baksi Sosial (Baksos) donor darah sampai memberikan bantuan beras untuk panti jompo dan panti asuhan yang ada di Kepri,” ujar Ketua Panitia Pentas Seni Waisak, Setijono disela-sela kegiatan.

Walikota Tanjungpinang, Syahrul memberikan apresiasi tersendiri kegiatan Pentas Seni Waisak ini. Ia berharap, kearifan lokal yang ada, dapat mencegah dari kontaminasi budaya asing. Ia mengajak umat buddha untuk senantiasa menjaga dan merawat keberagaman yang sudah ada.

Turut hadir pada kegiatan tersebut adalah Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Kepri, Hengky Suryawan. Selain itu ada juga Pembina Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Provinsi Kepri, Rudy Chua. Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Abu Sofyan yang merupakan Kepala Bagian Tata Usaha, Kanwil Kemenag Kepri.(jpg)

Loading...