Legislator Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua.F.Istimewa

PRO PINANG – Pelayanan listrik di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang belakangan ini tidak prima. Karena selain proses pemeliharaan jaringan masih belum tuntas, giliran Panel Kubikel, Gardu Induk (GI) Air Raja yang menjadi titik interkoneksi listrik Batam-Bintan, terbakar, Jumat (21/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian tersebut menyebabkan terputusnya suplai listrik ke sejumlah daerah di Tanjungpinang.

“Ia Panel Kubikel GI Air Raja terbakar. Sehingga menyebabkan listrik padam,” ujar Humas PLN Unit Pelaksanaan Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjungpinang, Sabur Januardi di Tanjungpinang, kemarin.

Menurutnya, sekarang ini tim teknis sedang melakukan perbaikan. Sehingga kondisi listrik akan kembali pulih beberapa waktu kedepan. Diakuinya, hari ini tidak ada jadwal pemeliharaan jaringan. Karena jadwal pemeliharaan tersebut adalah besok (hari ini,red). Sehingga pemadaman yang terjadi, diluar perkiraan.

“Suplai listrik sempat terputus sekitar 2,5 jam. Namun atas respon cepat tim di lapangan, persoalan yang terjadi cepat diatasi,” tegasnya.

Panel Kubikel Gardu Induk (GI) Air Raja, Tanjungpinang, terbakar, Jumat (21/6). Sehingga menyebabkan suplai listrik ke ke sejumlah kawasan di Tanjungoinang terputus. F. Humas PLN Tanjungpinang untuk Batam Pos

Sementara itu, Legislator Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua meminta PLN Tanjungpinang untuk selalu siaga. Karena persoalan kerusakkan panel kubikel sudah dua kali terjadi. Pertama adalah di Sungai Pulai, Tanjungpinang. Kejadian tersebut menyebabkan pelayanan air PDAM terputus.

“Sekarang ini terjadi di GI Air Raja yang menjadi titik central interkoneksi Babin. Beruntung kejadiannya siang, kalau malam menyebabkan black out untuk semua daerah di Tanjungpinang,” ujar Rudy Chua.

Selain itu, Rudy juga mengharapkan PLN Tanjungpinang untuk melakukan peremajaan jaringan tegangan menengah. Karena beberapa kali pemadaman yang terjadi di Tanjungpinang, bukan disebabkan oleh gangguan alam. Melainkan padam, karena jaringan yang ada dilintasi oleh binatang.

“Apakah tupai, burung maupun hewan lainnya berpotensi menyebabkan pemadaman listrik secara tiba-tiba. Tingkat sensitifitas ini harus diperbaiki. Sehingga sistem kelistrikan akan menjadi lebih handal,” ujar Rudy Chua, kemarin.

Seperti diketahui, panel kubikel adalah perlengkapan atau peralatan listrik yang berfungsi sebagai pengendali, penghubung dan pelindung serta membagi tenaga listrik dari sumber tenaga listrik. Sehingga infrastruktur tersebut rusak, penyebaran arus listrik tidak dapat dilakukan.(jpg)