Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Dua terdakwa kasus judi siji dituntut hukuman berbeda oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (1/7). Joko Priyanto sebagai bandar judi, ┬ádituntut satu tahun penjara. Sedangkan Siyatno sebagai pembeli, dituntut penjara selama 10 bulan.

Dalam tuntutannya, JPU Dicky Saputra menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana perjudian. Dua terdakwa dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 303 ayat 1 ke-2 dan pasal 303 ayat 1 ke-1 tentang Perjudian.

“Hal yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa meresahkan masyarakat, sedangkan hal yang meringankan kedua terdakwa menggakui perbuatannya,” kata JPU.

Atas tuntutan tersebut, dua terdakwa mengajukan pembelaan tertulis (pledoi) kepada majelis hakim yang diketuai Guntur Kurniawan.

“Sidang ditunda pekan depan, dengan agenda pledoi dari terdakwa,” tutup hakim.

Kasus ini terungkap saat Satreskrim Polres Bintan menangkap Siyatno karena terlibat judi siji di sebuah rumah di Jalan Nusantara, Batu 18, Kelurahan Gunung Lengkuas, Bintan pada Maret 2019 lalu. Dari hasil pemeriksaan, polisi kemudian meringkus Joko yang bertindak sebagai bandar judi di Jalan Nusantara. (odi)