Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Satreskrim Polres Tanjungpinang, segera melakukan pelimpahan berkas perkara korupsi pembangunan lanjutan pelabuhan Dompak dan tersangka Abdul Rohim beserta barang bukti (tahap II) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali menjelaskan setelah diteliti, berkas perkara korupsi tersebut telah dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa. “Dalam waktu dekat akan kami limpahkan agar segera disidangkan,” jelasnya.

Mengenai adanya pihak-pihak lain yang terlibat dalam korupsi tersebut, saat ini penyidik tengah melakukan penyelidikan mendalam guna memperoleh bukti-bukti baru. “Masih pengembangan. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,” ungkap Ali.

Sebagaimana diketahui, Direktur Utama (Dirut) PT Karya Tunggal Mulya Abadi (KTMA) Abdul Rohim, ditetapkan sebagai tersangka korupsi pembangunan lanjutan pelabuhan Dompak Tanjungpinang.

Penetapan tersebut berdasarkan penyidikan dan barang bukti baru yang diperoleh penyidik. Dalam proses penyidikan Satreskrim Polres Tanjungpinang, tersangka diduga turut serta dalam tindak pidana korupsi yang disangkakan kepada dua tersangka sebelumnya, yakni mantan pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pelabuhan Dompak, Hariyadi dan Direktur Cabang PT KTMA, Berto Riawan.

Tersangka Abdul Rohim dijerat pasal 2 dan pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999  tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (odi)