Plt Disdik Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Tanjungpinang memberikan solusi terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring (online) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Solusi diberikan kepada sejumlah orang tua murid atau calon siswa yang namanya tidak tercantum pada sistem zonasi PPDB agar tetap bersekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Tanjungpinang, Tamrin Dahlan menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 51 tahun 2018, terdapat pasal yang memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah dan  walikota untuk memberikan solusi dan alternatif.

Solusi pertama, kata Tamrin, bagi murid atau siswa yang tidak terdaftas saat PPDB, maka Disdik akan mencari sekolah yang masih memungkinkan untuk menampung siswa. Menurutnya siswa masih  memiliki peluang untuk masuk ke sekolah negeri.

“Orang tua harus mengerti, mereka tidak bisa memaksakan kehendak untuk masuk sekolah pilihan,” jelasnya.

Solusi kedua, lanjut Tamrin, dalam sistem penerimaan, satu kelas hanya menampung 32 siswa. Namun diluar sistem, pihaknya akan melihat kemampuan sekolah untuk menampung siswa. Menurutnya setiap sekolah bisa menampung hingga 40 siswa.

“Saat ini kami masih mendata dan meminta laporan kepada masing kepala sekolah,” katanya.

Menurutnya, meskipun keinginan siswa ingin bersekolah di sekolah pilihan tidak terpenuhi. Namun orang tua atau masyarakat tidak perlu merisaukan hal tersebut, sebab siswa yang telah mendaftar akan tertampung di sekolah lainnya.

“Tidak boleh ada anak Tanjungpinang yang tidak bersekolah karena PPDB online,” kata Tamrin.

Sebelumnya diketahui, ratusan orang tua murid datangi kantor Disdik Tanjungpinang untuk menuntut kejelasan mengenai nama anaknya yang tiba-tiba hilang website PPDB, Rabu (3/7) lalu. (odi)

Loading...