Terdakwa Lawrance Aldrich D’Sauza menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (9/7). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Terdakwa pelanggaran pelayaran, Lawrance Aldrich D’Sauza menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (9/7).

Nakhoda kapal MT SG Pegasus berkewarganegaraan India tersebut didakwa karena melakukan lego jangkar tanpa izin di Perairan Berakit Bintan.

Loading...

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Haza Putra menyatakan, berdasarkan Port Clearance (Surat Persetujuan Berlayar), kapal berbendera Panama tersebut, seharusnya berlayar dari Singapura tujuan High Seas (laut lepas). Namun kapal yang mengangkut 23 Anak Buah Kapal (ABK) melakukan lego jangkar.

Mendapat informasi ini, Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo yang melaksanakan patroli melakukan pemeriksaan terhadap kapal.

“Setelah pemeriksaan dokumen, kapal tanpa muatan tersebut diduga melakukan pelanggaran lego jangkar tanpa izin di perairan Indonesia,” kata JPU.

Perbuatan terdakwa melanggar pasal 323 ayat 1 jo pasal 219 ayat 1 atau pasal 317 jo pasal 193 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 Tahun 2008 tentang pelayaran.

Atas dakwaan tersebut, Hakim Ketua Admiral, melanjutkan persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi yakni sejumlah ABK MT SG Pegasus.(odi)

Loading...