Pimpinan Proyek Gurindam 12, Joni Hariono melihat lokasi reklamasi di dekat kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang. F.Jailani / Batam Pos

PRO PINANG – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meminta Pelindo selaku pengelola Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang bersinergi dalam proyek Gurindam 12 (G12). Namun Pelindo belum dapat mendukung keinginan tersebut pada tahun 2019 ini.

“Kita sudah ajukan permintaan ke Pelindo, supaya mendukung proyek G12. Karena tujuan kita adalah untuk menjadikan kawasan Tepi Laut, termasuk Pelabuhan lebih representatif lagi,” ujar Gubernur Nurdin, belum lama ini di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Loading...

Menurut Gubernur, jika Pelindo sebelumnya ada memberikan kepastian, tentu proses reklamasi langsung menyentuh ke kawasan Pelabuhan SBP. Sehingga Pelindo tinggal melakukan penataan lokasi saja. Bahkan pintu masuk dan kawasan parkir menjadi lebih luas dan bisa menyelesaikan persoalan semeraut pelabuhan.

“Tentu sangat kita sayangkan, padahal hanya tinggal beberapa meter lagi reklamasi sudah sampai ke Pelabuhan SBP Tanjungpinang,” jelas Gubernur.

Terpisah, Humas Pelindo Tanjungpinang, Ogi Silalahi membenarkan adanya permintaan dari Gubernur Nurdin. Menurutnya, Pelindo Pusat sudah mengutus pejabat untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pemprov Kepri, yakni melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri.

“Setiap kebijakkan bukan dibuat oleh Pelindo Cabang. Apalagi berkaitan dengan rencana bisnis, tentu harus sentralisasi semuanya,” ujar Ogi Silalahi, Rabu (10/7) di Tanjungpinang.

Ditegaskannya, belum dapat memenuhi permintaan Gubernur pada tahun ini, bukan berarti Pelindo tidak bersinergi dengan Pemerintah Daerah. Lebih lanjut katanya, dari informasi yang didapat pihaknya, Pelindo akan melakukan rencana strategis tersebut pada tahun 2020 mendatang.

Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. F.Istimewa

“Rencananya pengembangan Pelabuhan SBP Tanjungpinang ini pada tahun ini. Karena memang, kita melakukan pembangunan harus sesuai dengan rencana yang sudah dirancang. Artinya tidak ujuk-ujuk bisa langsung melakukan,” jelasnya.

Pengusaha Kepri, Hengky Suryawan menyanjung Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang berani membangun proyek Gurindam 12 (G12) di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Namun ia sedikit menyayangkan, pembangunan strategis tersebut tidak bersinergi dengan Pelindo sebagai pengelola Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

“Memang kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang adalah beranda Ibu Kota ini. Sehingga sangat sesuai diberikan sentuhan dengan pembangunan Proyek G12 ini,” ujar Hengky Suryawan, kemarin di Tanjungpinang.

Pengusaha Kapal tersebut menegaskan, proses reklamasi hampir menyentuh kawasan pelabuhan. Sehingga proyek bisa disinergikan dengan kebutuhan Pelabuhan SBP Tanjungpinang. Sehingga bisa dijadikan sebagai akses yang ideal. Karena kalau dilihat pintu masuk yang ada sekarang ini, sangat tidak representatif.

“Karena ketika terjadi antrian panjang, akan menimbulkan persoalan macet di jalan yang berada di depan Gedung Daerah, Tanjungpinang,” jelas Hengky Suryawan.

Menurut Hengky, sangat elok kiranya, jalan lingkar yang dibangun Pemprov Kepri lewat proyek strategis tersebut menghubungkan langsung ke Pelabuhan SBP. Ia berharap, dengan adanya proyek G12 ini, wajah Ibu Kota Provinsi Kepri ini akan semakin elegan. Sehingga memberikan ruang terbuka yang luas bagi masyarakat.

“Semoga saja pembangunan bisa berjalan dengan baik. Sehingga tidak terjadi persoalan yang tidak diinginkan,” tutup Hengky Suryawan.(jpg)

Loading...