Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Satreskrim Polres Tanjungpinang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Tanjungpinang melakukan pengecekan lokasi dugaan reklamasi atau penimbunan pantai tanpa izin di Teluk Keriting Tanjungpinang, Selasa (9/7).

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali mengatakan, pihaknya menemukan area yang cukup luas yang telah ditimbun. Penimbunan tersebut tidak memiliki izin dari dinas terkait.

Loading...

“Ada penimbunan seluas lebih kurang 75 meter dari pinggir laut,” kata Ali, Rabu (10/7).

Sejauh ini, kata Ali, pihaknya telah memeriksa enam saksi terkait penimbunan tersebut termasuk dinas terkait.

“Dalam waktu dekat, pemilik tanah kami panggil,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, Satreskrim Polres Tanjungpinang menyelidiki laporan reklamasi pantai yang diduga ilegal di kawasan Teluk Keriting Tanjungpinang. Penyidik mendapatkan informasi, penimbunan dilakukan oleh oknum pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri. (odi)

Loading...