Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Maifrizon. F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

PRO PINANG – Setelah resmi diterima oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Stadion Dompak belum pernah dijamah pertandingan resmi. Untuk membuka tirai tersebut, Dispora Kepri akan menyajikan pertandingan antara PPLP Kepri melawan 757 Kepri Jaya, Sabtu (13/7) nanti.

“Awal kita sudah merancang eksibisi antars PPLP Kepri melawan U17 Sporting City Academi, Singapura. Namun karena masalah teknis, batal terwujud,” ujar Kepala Dispora Kepri, Maifrizon, Rabu (10/7) di Tanjungpinang.

Menurut Maifrizon, latih tanding itu nanti memang untuk memperkenalkan keberadaan Stadion Dompak, Tanjungpinang. Dijelaskannya, keberadaan infrastruktur strategis itu tujuannya adalah untuk mendongkrak prestasi olahraga Kepri, khususnya dibidang sepakbola. Karena tidak menutup kemungkinan, club-club sepakbola Kepri akan melangkah lebih jauh di kancang nasional atau international kedepannya.

“Semua butuh proses, karena tidak ada yang instan. Tentu kita minta dukungan semua pihak untuk menjadikan prestasi Kepri lebih baik diberbagai bidang olahraga,” jelasnya.

Pria yang pernah duduk sebagai Kakan Satpol Provinsi Kepri tersebut menambahkan, apabila tidak ada halangan, lewat APBD Kepri TA 2019 ini, juga akan dilanjutkan dengan pembangunan tribun penonton dengan alokasi sebesar Rp27,5 miliar. Adapun tribun yang dibangun adalah sisi barat dengan ketinggian tiga lantai. Adapun kapasitasnya mampu menampung 6.000 penonton. Selain itu juga dengan lengkapi ruang ganti pemain.

“Dibagian bawah tribun, kita rancang untuk Kantor Dispora Kepri. Karena target Januari 2020 Dispora Kepri sudah berkantor disana nanti,” tutup Maifrizon.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Dispora Kepri, Bambang Suwastiyo mengatakan, ada dua pembangunan startegis yang kawal Dispora Kepri tahun ini. Yakni, Sport Hall dan Tribun Stadion Dompak. Pembangunan secara bertahap dilakukan, menyiasati terbatasnya kemampuan keuangan daerah.

“Alhamdulillah pembangunan Stadion Dompak, Tanjungpinang tahap awal dengan alokasi Rp19 miliar sudah kita tuntaskan,” ujar Bambang menambahkan.

Masih kata Bambang, Dispora Kepri bertekad untuk menjadikan Stadion Dompak, Tanjungpinang sebagai salah satu lapangan sepakbola yang mendapatkan pengakuan berstandar internasional. Karena Kepri adalah daerah perbatasan yang bersentuhan langsung dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

“Meskipun pembangunan Stadion Dompak dirancang bertahap. Kita tetap mengejar untuk menjadikan Stadion Dompak berstandar Internasional,” jelasnya lagi.

Menyadari hal itu, secara detail pembangunan yang berlangsung saat ini mengacu pada syarats-syarat berstandar internasional. Disebutkannya, pembangunan lapangan sudah menggunakan sistem stolon. Selain itu, drainase di bawah lapangan juga dirancang untuk mengatasi banjir, ketika terjadi hujan deras.

“Sedangkan rumputnya adalah zoysia matrella atau rumput manila seperti di Gelora Bung Karno,” tutup Bambang.(jpg)

Loading...