Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menerima pelimpahan tersangka kasus korupsi pembangunan lanjutan pelabuhan Dompak, Abdurrahim Kasim Djo beserta barang bukti (Tahap II) dari penyidik kepolisian.

Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah menjelaskan, pelimpahan Tahap II tersebut diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Rabu (10/7). Selanjutnya JPU akan menyusun berkas dakwaan dan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang untuk disidangkan. “Penuntut umum yang menyidangkan perkara ini sudah ditunjuk,” jelas Rizky, Kamis (11/7).

Terdakwa dijerat pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 ┬átentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. “Terdakwa ditahan di Rutan Tanjungpinang selama 20 hari ke depan,” kata Rizky.

Sebagaimana diketahui, Direktur Utama (Dirut) PT Karya Tunggal Mulya Abadi (KTMA) Abdurrahim, ditetapkan sebagai tersangka korupsi pembangunan lanjutan pelabuhan Dompak Tanjungpinang. Penetapan tersebut berdasarkan penyidikan dan barang bukti baru yang diperoleh penyidik.

Dalam proses penyidikan Satreskrim Polres Tanjungpinang, tersangka diduga turut serta dalam tindak pidana korupsi yang disangkakan kepada dua tersangka sebelumnya, yakni mantan pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pelabuhan Dompak, Hariyadi dan Direktur Cabang PT KTMA, Berto Riawan. (odi)