Kepala Disparbud Kota Tanjungpinang, Surjadi. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Perkembangan Wisata Home Stay di Pulau Penyengat mulai tumbuh dan dikembangkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Tanjungpinang.

Kepala Disparbud Tanjungpinang, Surjadi menyampaikan pengembangan wisata home stay di penyengat sudah mulai banyak dan tidak hanya di Penyengat saja, tetapi juga di Senggarang yang telah dijadikan wisata home stay, termasuk daerah pelantar.

“Dalam waktu dekat akan kita berikan pelatihan manajemen home stay kepada pemilik home stay, mereka harus mengerti menejemen seperti apa, manajemen keuangannya, agar wisata home stay berlanjut dan jangan sampai mereka rugi,” kata Surjadi, Jum’at (12/7).

Ia mengatakan salah satu program IKON 2019 dimana Tanjungpinang satu dari lima kabupaten dan kota yang menjadi peserta IKON dimana salah satu ahli yang turun merupakan ahli desain interior home stay.

“Nanti kita bantu, baik dalam perencanaan desain interior seperti apa, manajemen seperti apa,” sebutnya.

Untuk home stay di Pulau Penyengat sudah mulai bagus, walaupun saat ini masih parsial, yang diinginkan untuk kedepanya adalah agar dibuat pemahaman bersama, bahwa home stay yang dikembangakan di Tanjungpinang memiliki karakter lokal yang kuat, agar ada nilai tambah terhadap wisata home stay.

“Misalnyan Kawan-kawan dari IKON bantu buatkan motif sepray khas Tanjungpinang, desain interior khas,” ujarnya.

Untuk lebih mendukung wisata Pulau Penyengat, Surjadi menyebutkan pada tahun 2019 juga akan membuat berbagai paket wisata, diantarnya, paket wisata bersepeda, membuat tanjak, dan memakai pemakaian baju adat melayu.

“Sekarang sudah tahap uji coba, insyaAllah kita Launching Agustus sekaligus disitu sudah ada tarif harga paketnya, tujuanya agar lebih banyak orang yang berkunjung ke Penyengat,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kata Surjadi, para Pemandu wisata atau Tour Guide juga akan dibekali dengan pelatihan-pelatihan, pada tahun 2019 Disparbud bekerjasama dengan angkasa pura akan buat pelatihan pemandu wisata.(cr2)