Hewan kurban sapi dan kambing, di tempat Sri Mulyati, Km 6 bawah, Rabu (17/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Tiga pekan menjelang Lebaran Idul Adha 1440 H permintaan hewan kurban meningkat dan harga mulai mengalami kenaikan.

Seperti yang dijelaskan pedagang Kambing dan Lembu di Kilometer (Km) 6 Bawah, Tanjungpinang, Sri Mulyati menyampaikan saat ini hewan kurban kambing dan sapi mulai banyak dipesan oleh masyarakat Tanjungpinang yang akan berkurban saat Idul Adha nanti.

“Dibanding hari biasa tentunya sudah mengalami peningkatan,” kata Sri saat di wawancara di lokasi ia berjualan, Rabu (17/7).

Hewan kurban sapi dan kambing, di tempat Sri Mulyati, Km 6 bawah, Rabu (17/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

Ia mengatakan, saat ini harga kambing dijual dengan tentang harga Rp 2,6 juga hingga Rp 4,5 juta tergantung ukuran dengan kenaikan Rp 100 ribu per ekor dari harga normal, sedangkan sapi dijual dengan rentang harga Rp 19-22 Juta, dibanding hari biasa sapi sudah mengalami kenaikan setiap kali kedatangan.

“Sapi sudah naik, terakhir kenaikanya mencapai Rp 1 Juta, ” Ujarnya.

Hewan kurban sapi dan kambing, di tempat Sri Mulyati, Km 6 bawah, Rabu (17/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

Sri mengaku saat ini mendatangkan sapi dari Padang dan kambing didatangkan dari Lampung, saat ini jumlah sapi yang sudah didatangkan lebih 40 ekor dan sudah dipesan oleh masyarakat Tanjungpinang sebanyak 35 ekor, sedangkan kambing yang sudah didatangkan sebanyak empat kali itu tersedia sekitar 400 ekor, namun lebih banyak dibeli oleh pedagang untuk dijual kembali.

“Khusus sapi beberapa jelang hari kurban nanti harganya relatif sama karena kebanyakan orang sudah pesan beberapa minggu sebelumnya dan anggaran orang yang akan kurban juga sekitar Rp 19-22 juta, ” ucapnya.

Hewan kurban sapi dan kambing, di tempat Sri Mulyati, Km 6 bawah, Rabu (17/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

Sedangkan untuk pemeriksaan, disampaikan Sri, setiap kali kedatangan dilakuakan pemeriksaan oleh petugas, berupa pemeriksaan sampel darah, dan selama ini belum ada ditemukan hewan yang tidak layak dikurbankan.

“Semuanya sehat, sudah diperiksa oleh petugas pemko setiap kali kedatangan,” ucapnya. (cr2)