Suharno, Manager PLN UP3 Tanjungpinang. F.Sabur Januardi untuk Batam Pos

PRO PINANG – Legislator Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua mengatakan memburuknya kualitas pelayanan listrik di Batam sudah dimulai sejak April dan Mei lalu. Pada periode tersebut, PLN Area Tanjungpinang berhasil melakukan lobi-lobi, sehingga Pulau Bintan tidak terkena pemandaman bergilir.

“Situasinya tidak jauh berbeda dengan pemadaman bergilir nanti. Seharusa PLN Tanjungpinang juga bisa melakukan tindakkan yang sama. Kita membeli daya dari PLN Batam, seharus kebutuhan ini diprioritaskan,” ujar Rudy Chua di Tanjungpinang, Rabu (17/7).

Politisi Partai Hanura tersebut menegaskan, PLN Tanjungpinang juga harus siap siaga, yakni mengoptimalkan pembangkit cadangan yang ada. Menurut Rudy, sistem interkoneksi listrik Batam-Bintan (Babin) tak menjadi jaminan bagi kehandalan listrik di Pulau Bintan.

“Selagi kita belum punya pembangkit yang handal, maka kondisi kelistrikan tidak akan pernah stabil. Karena ketika Batam terganggu, maka Pulau Bintan akan terkena dampaknya,” tegas Rudy Chua.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah mengatakan pemadaman bergilir di Batam sudah dimulai dua hari belakangan ini. Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, meskipun PLN sudah mendapatkan informasi tentang persoalan-persoalan yang menyebabkan pemadaman listrik, mereka enggan untuk terbuka.

“Kita sudah mendesak pembangunan PLTU Tanjungkasam Tahap II. Karena ketergantungan dengan gas juga menjadi persoalan. PLN jangan hanya orientasi bisnis, listrik adalah kebutuhan dasar bagi masyarakat. Jika kondisi ini terus berlanjut, juga akan mempengaruhi invetasi daerah,” tegas Irwansyah.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Tanjungpinang, Suharno mengatakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Kasam mengalami gangguan. Akibat gangguan tersebut menyebabkan sistem kelistrikan Batam-Bintan mengalami penurunan pasokan listrik dengan kekurangan daya sebesar 5 MW dan menyebabkan listrik di sebagian wilayah Pulau Bintan mengalami Pemadaman bergilir.

“PLN UP3 Tanjungpinang terpaksa melakukan pemadaman bergilir di Wilayah Pulau Bintan dan pemadaman akan terjadi pada hari ini (kemarin,red) Rabu (17/7) dan akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Dengan terpaksa kami akan melakukan pemadaman bergilir di wilayah Bintan. Pemadaman akan dimulai dari hari ini jam 18.00-22.00 wib,” ujar Suharno, kemarin.

Menurutnya, saat ini petugas PLTU Tanjung Kasam masih berusaha melakukan perbaikan dan pengaturan beban kembali.Akibat pemadaman ini, PLN UP3 Tanjungpinang juga meminta maaf kepada seluruh pelanggan yang merasakan dampaknya. Untuk meminimalisir pengurangan pasokan tersebut dimohon kesediaan pelanggan untuk bersama-sama melakukan penghematan dan pengurangan pemakaian listrik.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan dan stakeholders lainnya atas terjadinya ketidaknyamanan dalam penggunaan listrik pada saat ini dan kami tetap berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Suharno.(jpg)