Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua. F.Peri Irawan / Batam Pos.

PRO PINANG – Meskipun Pemprov Kepri dan DPRD Kepri sudah menyepakati penerapan pajak progresif (pemilik ganda) bagi kenderaan roda empat pada 2017 lalu. Namun sampai saat ini, kebijakkan tersebut belum diterapkan. Padahal Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri sudah menurunkan tarif pajak kenderaan tua.

“Sampai saat ini pajak progresif  belum diberlakukan. Bukan hanya itu, wacana penerapan pajak bagi alat berat juga tak lakukan juga,” ujar Legislator Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua, Jumat (19/7) di Tanjungpinang.

Politisi yang membidani masalah ekonomi dan keuangan tersebut menjelaskan, penerapan pajak progresif adalah upaya untuk mendisiplinkan pemilik kenderaan bermotor, khususnya pemilik mobil. Karena banyak satu orang memiliki mobil lebih dari satu. Bahkan meskipun sudah dijual tetapi tidak dilakukan balik nama.

“Kebijakan ini dari upaya untuk melakukan validasi data. Selain itu juga untuk mengingatkan masyarakat tentang adanya pajak berganda bagi yang punya mobil lebih dari satu,” papar Rudy.

Sementara itu, pada pembahasan soal pendapatan daerah dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri, awal pekan kemarin, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri, Reni Yusneli hanya menjelaskan soal batalnya penerapan pajak bagi alat berat.

“Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pajak Batam sudah coba menerapkan. Namun tidak efektif, selain itu jumlah juga kecil,” ujar Reni Yusneli di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang belum lama ini.

Ditanya apakah ada sumber pajak atau retrebusi lainnya yang akan digali? Mengenai hal itu, Mantan Asisten I Pemprov Kepri tersebut menegaskan, belum ada potensi lain yabg digali. Justeru ia berharap, labuh jangkar yang kontribusinya masih nol persen jadi sumber pendapatan baru bagi Kepri. Ia yakin, tambahan dari sektor itu nanti membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepri naik signifikan.

“Sampai sejauh ini memang labuh jangkar angkanya masih sebatas target. Semoga ada realisasi kedepannya,” jelas Mantan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tanjungpinang tersebut.(jpg)