Salah satu lapak dagang cabai dan sayur di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang, Jum’at (19/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Hingga saat ini harga cabai di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang masih mahal dengan harga tertinggi Rp 90 ribu per kilogram (Kg) yang disebabkan harga dari produsen di Jawa masih tinggi, Jum’at (19/7).

Salah satu pedagang cabai dan bawang di Pasar Bintan Center, Anto, 24, menyampaikan saat ini belum ada penurunan harga cabai, khusus cabai merah saat ini masih tinggi antara Rp 85-90 ribu per Kg, sementara harga normalnya Rp 40-48 ribu per Kg.

“Sejak jelang lebaran kemarin pernah turun (harga, red) sekali, tapi naik lagi sampai sekarang,” katanya.

Selain cabai merah, saat ini cabai rawit juga mengalami kenaikan, Anto menjual Rp 86 ribu per Kg pada harga normal Rp 40-44 ribu per Kg, dan harga cabai hijau yang biasanya berkisar Rp 20-30 ribu saat ini dijual mencapai Rp 60 ribu per Kg.

“Cabai pada umumnya naik, termasuk bawang Jawa, saat ini mencapai Rp 38-40 ribu Per Kg,” paparnya.

Meski demikian, walaupun harga cabai merah mahal Ia tetap berjualan karena sudah memiliki pelanggan tetap yang berbelanja ke lapak dagangnya, dalam satu hari ia bisa menjual hingga 50 Kg cabai merah.

“Walaupun mahal kita nggak takut rugi, karena ada langganan tetap yang selalu berbelanja cabai di sini sehingga cabai selalu habis setiap harinya,” tuturnya.

Salah satu lapak dagang cabai dan sayur di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang, Jum’at (19/7). F.Peri Irawan / Batam Pos

Sementara itu, berbeda dengan Wawan, 38, yang biasanya berjualan cabai di Pasar Bintan Center saat ini tidak menjual cabai merah sebab takut rugi dengan harga cabai merah yang masih mahal.

“Sementara sekarang gak berani jualan cabai, tunggu harga kembali turun dulu,” ujarnya.

Ia mengatakan untuk menghabiskan satu kotak cabai sekitar 30 Kg bisa mencapai tiga hari padahal pada hari biasa saat cabai normal satu kotak cabai habis satu hari.

“Kalau udah tiga hari cabainya mulai busuk dan berpengaruh pada harga, akhirnya juga rugi,” keluhnya.

Sementara itu untuk harga beberapa jenis sayur tengah anjlok, pasalnya sayuran yang masuk mulai banjir sehingga harga juga jatuh, seperti bayam yang biasanya Rp 9 ribu per Kg, saat ini hanya Rp 5 ribu per Kg, sama seperti kangkung yang juga dijual Rp 5 ribu per Kg.

“Sebagian petani sayur udah kembali ke Tanjungpinang, mereka kembali menan sayur, harganya jadi murah,” ucapnya. (cr2)

Loading...