Petugas berusaha memadamkan api yang membakar pohon ara di kawasan Tanjungunggat Tanjungpinang, Minggu (21/7). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Sebanyak sembilan rumah warga tertimpa batang pohon ara yang terbakar di kawasan Tanjungunggat Jalan Sultan Mahmud Tanjungpinang, Minggu (21/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Terbakarnya pohon berusia ratusan tahun ini, diduga akibat adanya titik api pada tumpukan sampah lalu merembet ke batang pohon. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Salah seorang korban, Marzuki Syukur, 59 menceritakan, saat kejadian, ia bersama keluarganya tidak berada di rumah. Setelah mendapat kabar kejadian tersebut, ia langsung bergegas untuk melihat kondisi rumahnya yang berada di bawah pohon tua tersebut.

“Tiba dirumah, kondisi rumah sudah hancur,” katanya.

Warga yang rumahnya terkena dampak dari kejadian tersebut berharap, pemerintah segera menangani dan memberikan bantuan atas musibah ini.

“Kami berharap pemerintah memberikan solusi,” ujar Marzuki.

Kepala Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Tanjungpinang, Hantoni menjelaskan, mendapat informasi kebakaran sekitar pukul 06.00 WIB, pihaknya langsung menurunkan enam unit mobil pemadam untuk memadamkan api. Awalnya, kata Hantoni, hanya bagian batang pohon yang terbakar.

Namun setelah diselidiki, bagian dalam batang juga telah terbakar. Kondisi ini cukup menyulitkan petugas untuk memadamkan api.

“Petugas berusaha memadamkan api dengan memanjat pohon, namun api makin membesar,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, kata Hantoni, pihaknya mengambil langkah dengan mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian agar segera meninggalkan rumah.

“Kami meminta warga untuk meninggalkan rumah agar tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Saat pemadaman berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB, lanjut Hantoni, sejumlah dahan pohon, yang terbakar, tiba tiba patah menimpa rumah warga.

“Awalnya ada tujuh rumah yang tertimpa. Setelah didata ada sekitar sembilan rumah,” katanya.

Seluruh warga yang rumahnya tertimpa pohon, telah dievakuasi ke tenda-tenda darurat yang didirikan tidak jauh dari lokasi kejadian. Warga yang menjadi korban segera mendapatkan bantuan dari pihak berwenang.

“Semua korban selamat,” kata Hantoni.

Saat berita ini ditulis, petugas masih berusaha memadamkan sisa api pada batang pohon. Petugas juga memotong dan membersihkan batang serta dahan pohon yang menimpa rumah warga. (odi)

Loading...